Rendahnya kesadaran dan kepedulian lingkungan dapat berujung perilaku yang tidak ramah lingkungan di masa depan serta kebiasaan kurang pintar memilah sampah, merawat tanaman, atau menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten menjadi masalah untuk generasi berikutnya, sehingga menjadi langkah penting dalam membentuk sikap kepedulian dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini. Sejalan dengan hal ini, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Unair menggelar kegiatan edukasi lingkungan disertai dengan demonstrasi langsung pada sejumlah siswa SDN Sambangan di Desa Sambangan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Program Gemar Menjaga Bumi berlangsung selama dua kali pertemuan dengan melibatkan siswa-siswi SDN Sambangan, Kecamatan babat, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dirancang untuk membiasakan siswa Sekolah Dasar menerapkan perilaku hidup bersih, sehat, dan peduli pada lingkungan di sekolah maupun rumah. Melalui penyampaian materi edukasi serta praktik secara langsung tentang cara merawat lingkungan dengan baik, kegiatan ini sekaligus dapat membantu membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya merawat lingkungan dengan baik.
Edukasi Peduli Lingkungan
Program Gemar Menjaga Bumi berlangsung pada Sabtu (10/01/2026) dan diikuti oleh siswa kelas 4 hingga kelas 6 SDN Sambangan. Rana dan Hana, selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 36 siswa, serta mendapatkan sambutan positif dari pihak sekolah maupun antusiasme dari siswa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BBK 7 51动漫 menyampaikan materi edukasi lingkungan kepada siswa melalui pemaparan interaktif yang dilanjutkan dengan pemutaran video edukatif tentang dampak kerusakan lingkungan. Setelah itu, siswa diajak melakukan praktik sederhana menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta mengikuti sesi tanya jawab. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan mini challenge peduli lingkungan selama tiga hari sebagai upaya membiasakan siswa menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhir kegiatan, mahasiswa memberikan reward kepada siswa sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Pada akhirnya kegiatan ini mampu membentuk sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan dan dapat menerapkan kebiasaan siswa menjaga kebersihan sekolah maupun dirumah.
淒ari program Gemar Menjaga Bumi, kami berharap siswa SDN Sambangan membiasakan kegiatan ini di setiap harinya, dari pemilahan sampah, menjaga kebersihan, hingga merawat tanaman. Kebiasaan sederhana ini menjadikan langkah awal bagi siswa untuk lebih peduli kelestarian alam, ujar Rana salah satu mahasiswa pelaksana program.
Demonstrasi dan Sosialisasi
Selain edukasi peduli lingkungan, terdapat kegiatan demonstrasi penanaman pohon kembali yang berlangsung pada Kamis (22/01/26). Mulai dari proses pemindahan tanaman dari polybag ke pot besar, penambahan pupuk, dan penyiraman tanaman. Setelah itu, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan sosialisasi kepada siswa mengenai fungsi dan manfaat perawatan tanaman, termasuk pentingnya penyiraman tanaman secara rutin, khususnya dalam menciptakan sekolah yang hijau, asri, dan nyaman. Diskusi dan tanya jawab juga dilakukan untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Program Gemar Menjaga Bumi menjadi salah satu bentuk karakter sikap positif siswa, seperti tanggung jawab dan kerja sama dalam menjaga lingkungan sekolah. Dari semangat menjaga bumi ini, yang ditanamkan lewat program Gemar Menjaga Bumi dapat terus berkembang dan memberikan dampak jangka panjang tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Program ini sejalan dengan SDGs 4, yaitu pendidikan berkualitas, melalui menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama dalam menjaga kelestarian bumi. Selain itu sejalan juga dengan SDGs 13, yaitu aksi iklim, dengan mengajak siswa praktik secara langsung seperti menanam tanaman sebagai upaya menjaga lingkungan mengurangi dampak perubahan iklim.
Penulis : Mahasiswa BBK Desa Sambangan





