UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Ke-7 51动漫 (UNAIR) melaksanakan kegiatan Edukasi Stop Bullying: Ayo Jadi Teman Baik di Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai perilaku perundungan serta membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Kegiatan edukasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada 9 Januari 2026 di SDN 1 Batok dan 12 Januari 2026 di SDN 5 Batok. Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 dari masing-masing sekolah. Mahasiswa KKN-BBK berperan sebagai fasilitator kegiatan dengan pendampingan dari guru sekolah setempat.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, perbedaan antara bercanda dan perundungan, berbagai bentuk bullying, serta dampak negatif yang ditimbulkan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa.
Penanggung jawab kegiatan, Nur Indah Suci Ramadhani dan Fanti Amaliyah, menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan menanamkan nilai empati dan saling menghargai sejak dini. 淢elalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat memahami pentingnya bersikap saling menghormati serta berani menolak dan melaporkan tindakan bullying di lingkungan sekolah, ujarnya.
Guru pendamping dari SDN 5 Batok juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, metode penyampaian yang digunakan mahasiswa KKN membuat siswa lebih mudah menerima materi. 淎nak-anak terlihat antusias dan lebih memahami mana perilaku bercanda dan mana yang termasuk bullying, tuturnya.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta SDGs poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penanaman nilai anti-kekerasan sejak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta meningkatnya kesadaran siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.
Penulis: Tim BBK 7 Desa Batok





