51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa EKIS UNAIR Raih Juara I Olimpiade Ekonomi Islam IESCO 6.0

Foto 3 Mahasiswa Ekonomi Islam UNAIR saat Penerimaan Awarding (Sumber: Dokumen Pribadi)

UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) kembali mengharumkan almamater melalui kompetisi tingkat Internasional. Mahasiswa Ekonomi Islam UNAIR berhasil meraih juara I Olimpiade Ekonomi Islam tingkat internasional bertajuk IESCO 6.0 di UNIDA Gontor pada 24-25 Januari 2023. Tim tersebut terdiri atas Diaz Tulus Anandri (Ekonomi Islam 2021); Albar Muhammad Aziz (Ekonomi Islam 2021); dan juga Binti Khusnul Hidayah (Ekonomi Islam 2020).听

Mewakili tim, Diaz mengakui sangat senang dan bersyukur atas raihan prestasi tersebut. Ia bersama tim berhasil membuktikan bahwa mahasiswa UNAIR mampu bersaing mengalahkan berbagai perguruan tinggi terkemuka lainnya. 

淪ecara pribadi, senang banget bisa jadi juara. Dan, sangat enggak menyangka bisa sejauh ini. Semoga, ke depannya bisa semakin meningkatkan nama baik UNAIR di tingkat nasional maupun internasional, ungkapnya.听

Metode Cerdas Cermat

Kompetisi IESCO 6.0 tersebut berfokus pada metode cerdas cermat. Dengan format babak penyisihan yang terdiri atas cerdas cermat wajib dan rebutan. Dari babak tersebut menghasilkan enam tim terbaik yang akan maju ke babak final. Tak berbeda jauh, babak final memiliki mekanisme yang sama dengan tambahan soal terkait visualisasi wajah tokoh ekonomi Islam. 

Dengan format kompetisi olimpiade cerdas cermat tersebut, Diaz menuturkan tidak mengangkat topik khusus dalam kompetisi IESCO 6.0. Namun, terdapat silabus materi yang diujikan dan harus dipelajari timnya.  

淢ateri-materi tersebut, antara lain, sejarah pemikiran ekonomi Islam, makroekonomi dan mikroekonomi Islam, fikih Muamalah, dan keuangan Islam, tuturnya.听

Foto proses pelaksanaan saat babak final (Sumber: Dokumen Pribadi)听
Miliki Visi Menang dengan Jujur

Menyamakan visi untuk menang dengan jujur menjadi salah satu kunci keberhasilan dari tim tersebut. Karena itu, Diaz bersama timnya sejak awal sudah membagi materi. Tim tersebut belajar bersama dan melatih kemampuan satu sama lain seperti mengerjakan soal dan saling memberikan pertanyaan. 

Selebihnya, mereka menyusun strategi dengan menyepakati hal-hal tertentu sesuai teknis perlombaan. Misalnya, menentukan siapa yang mengangkat tangan saat cerdas cermat dan membuka presentasi. 

淗al yang tim kami selalu tanamkan adalah, menang dengan kejujuran, ujar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR itu. 

Liburan Tak Jadi Halangan 

Dengan masa liburan yang tengah berlangsung, tim menemui beragam kendala seperti jarak yang jauh antara satu dengan lainnya. Selain itu, kendala jaringan, perangkat, hingga koneksi untuk saling berkomunikasi. Namun, berkat semangat dan perjuangan, buah manis berhasil mereka raih dan melaju ke babak final. 

淏abak pertama secara daring dan kami terpisah satu sama lain. Akhirnya, ada kendala komunikasi yang tidak bisa secara langsung. Selain itu, ada kendala seperti sinyal dan perangkat yang bermasalah, katanya. 

Diaz berharap akan semakin banyak Ksatria Airlangga yang berjuang pada kompetisi di luar sana, tetapi tetap berjiwa ksatria. Khususnya untuk menguatkan slogan excellent with morality kita semua.  

淜ami juga sangat berharap dapat mengharumkan nama 51动漫 di kancah global dan di bidang perlombaan yang lainnya, harapnya. 

Penulis: Monika Astria Br Gultom 

Editor: Feri Fenoria 

AKSES CEPAT