UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Farmasi () 51动漫 (UNAIR) kembali meraih prestasi di kancah nasional. Tim tersebut terdiri dari Dhavinda Saka Rahmadani (ketua) dan Nabila Fariha Hanim (anggota) berhasil meraih Gold Medal bidang Kesehatan sekaligus Juara 2 Umum dalam ajang Gagas Inovasi pada (18/4/2026).
Prestasi itu mereka raih dalam ajang Gagas Inovasi yang terselenggara oleh Nusantara Muda. Event ini merupakan kolaborasi antara Universitas Negeri Malang, Universitas Widya Gama, dan STIMATA.
Cortilav Patch, Solusi Stres dari Mahasiswa Farmasi
Kedua mahasiswa angkatan 2023 itu menciptakan inovasi baru pada ranah kesehatan. Inovasi bernama Cortilav Patch adalah microneedle patch berbasis nanoliposom minyak atsiri lavender yang terintegrasi biosensor kolorimetri.

Dhavinda menjelaskan gagasan ini lahir dari kegelisahan melihat tingginya angka stres di Indonesia. 淢asalah stres tidak kenal usia, dari muda hingga tua. Semakin banyak orang mengalami stres. Inovasi ini diperlukan untuk mengatasi permasalahan di era sekarang dan banyak orang butuh terapi yang praktis, jelasnya.
Nabila menambahkan bahwa Cortilav patch mereka rancang agar mudah digunakan siapa saja. 淧engguna bisa memantau tingkat stres mereka secara mandiri, tuturnya.
Perjalanan meraih prestasi tidaklah mudah. Tim harus mempersiapkan di tengah kesibukan Ujian Tengah Semester (UTS). Kemenangan ini membuktikan bahwa mahasiswa UNAIR mampu bersaing di tingkat nasional. Inovasi yang mereka usung juga relevan dengan kebutuhan masyarakat akan deteksi awal dan terapi alternatif stres yang mudah, cepat, dan minimal invasif.
Kedua mahasiswa tersebut berharap Cortilav Patch dapat berkembang lebih lanjut. 淜ami ingin inovasi produk ini nantinya benar-benar bisa digunakan masyarakat luas, ujarnya. Prestasi ini semakin menegaskan posisi UNAIR sebagai universitas berorientasi riset dan inovasi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Penulis: Dhavinda Saka Rahmadani dan Nabila Fariha Hanim





