UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan di ajang duta kembali ditorehkan mahasiswi (FEB) 51动漫 (UNAIR) Safrina Putri indira, meraih juara satu Duta Ekonomi Kreatif (Ekraf) Jawa Timur 2025. Final Duta Ekraf diselenggarakan di Auditorium Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya pada Minggu (11/5/2025).
Safrina berhasil menyisihkan 150 peserta dan menjadi salah satu dari 36 finalis dalam sebuah ajang duta ekraf. Pada masa pra-karantina, Safrina aktif melakukan kunjungan ke berbagai lokasi di Jawa Timur, termasuk Rumah BUMN Surabaya, Mirota Batik, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Timur, dan beberapa tempat lainnya. Selama masa karantina, ia menunjukkan kemampuannya melalui presentasi produk kreatif daerah, menyampaikan speech advokasi, dan mengikuti motion challenge.
Advokasi Generasi Muda
Safrina membawakan advokasi bernama ECONOVA (Economic & Creative Innovation for Local Empowerment). ECONOVA adalah advokasi yang mendukung generasi muda untuk terlibat dalam pertumbuhan ekonomi kreatif Jawa Timur. Pendekatan dilakukan dengan perpaduan digitalisasi, kolaborasi, dan edukasi.

ECONOVA, sebuah inisiatif yang bergerak dalam ranah ekonomi kreatif meliputi empat pilar utama. Pertama, ECONOVA Feature. 淎dvokasi ini berfokus pada produksi konten-konten promosi yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik produk serta layanan dari sektor ekonomi kreatif, jelas Safrina.
Kedua, ECONOVA Digital Boost, sebuah program pelatihan komprehensif yang dirancang untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital esensial. Mulai dari teknik fotografi produk yang menarik, pemahaman dasar mengenai pemasangan iklan di platform media sosial, hingga kemampuan menyusun copywriting yang efektif dan persuasif.
Ketiga, ECONOVA Visit, yang merupakan kegiatan kunjungan lapangan yang dilakukan secara proaktif kepada para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif maupun instansi pemerintah terkait. 淜egiatan ini bertujuan untuk menjalin diskusi yang konstruktif serta membuka peluang kolaborasi dalam pembuatan konten yang inovatif dan relevan, ujarnya.
Keempat, yaitu ECONOVA Workshop. 淪aya bekerja sama langsung dengan pelaku usaha. Saya mengadakan workshop ecoprinting dan talkshow seru tentang peluang bisnis dengan Runi檚 Collection dari Sidoarjo, terangnya.
Bagi Safrina kunci kemajuan perekonomian Indonesia adalah inovasi dan digitalisasi. 淪aya ingin menjadi penggerak yang mampu menjembatani pelaku ekonomi kreatif yang kurang terjangkau, serta menginspirasi naak muda menjadikan digitalisasi sebagai pembangkit ekonomi kreatif, ujarnya. Kreativitas jika dipadukan dengan digitalisasi dan kolaborasi, maka akan lahir inovasi yang berdampak.
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





