UNAIR NEWS Dua mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis 51动漫 (UNAIR), Jeremia N Mataniari Hutabarat dan Adzriel Shafaa, mendapatkan kesempatan langka untuk menghadiri networking dinner bersama CFA Society Indonesia. Acara tersebut berlangsung di The Westin Surabaya pada Sabtu (24/5/2025).
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh profesional industri keuangan, di antaranya Rahmat Sugiono Halim, CFA (Executive Director CFA Society Indonesia), Edgar Dihardja, CFA (Founder Omaha Investments), Ronawati Wongso, CFA (eks Managing Director Sinarmas dan eks CFO Maspion Group), Felicia Limantoro (Founder Ozora Venture Capital), serta Victor Sutikno (Commercial Banker di SMBC).
Jeremia menjelaskan bahwa ia berinisiatif menjalin komunikasi awal dengan CFA Society Indonesia. Diskusi akademik yang ia lakukan mengenai prospek ekonomi dan metode valuasi saham menjadi pintu masuk yang membawanya dan Adzriel ke forum profesional tersebut.
Pengakuan CFA Society dan Tawaran Magang Profesional
Dalam acara yang berlangsung semi-formal tersebut, Jeremia dan Adzriel mendapat pengakuan langsung sebagai CFA candidates oleh CFA Society Indonesia. Pengakuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas ketertarikan dan pengetahuan mereka di bidang keuangan.
Tidak hanya itu, mereka juga mendapat tawaran magang langsung di Omaha Investments, perusahaan konsultan keuangan yang dipimpin oleh Edgar Dihardja. 淧engakuan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri memasuki industri keuangan secara profesional, ujar Jeremia.
Prestasi ini tak lepas dari rekam jejak Jeremia yang aktif mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan eksternal. Beberapa pencapaiannya antara lain Sertifikasi Corporate Finance Fundamentals dari CFI, riset equity research terhadap saham BRIS, Juara 2 dalam Business Accelerator Network to Grow oleh 180DC ITS, serta sertifikat job simulation dari Boston Consulting Group (BCG).
Menurutnya, pengalaman akademik di FEB UNAIR memberi landasan penting. Namun keberhasilannya juga sangat dipengaruhi oleh usaha mandiri. 淪aya merasa pencapaian ini banyak didorong oleh inisiatif pribadi dalam mengikuti kompetisi, riset, dan sertifikasi profesional, jelasnya.
Pengetahuan Global dan Inisiatif Meningkatkan Daya Saing
Adzriel menambahkan bahwa faktor yang mungkin membuat mereka dilirik adalah karena percakapan aktif dan kritis yang mereka bangun selama pertemuan. Ia juga menilai bahwa pengetahuan tentang cryptocurrency, makroekonomi, dan pasar modal bisa menjadi hal yang menarik perhatian.
Sama halnya dengan Jeremia, Adzriel juga aktif mengikuti berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan karier di bidang keuangan. Ia pernah mengikuti lomba yang diselenggarakan Binus Finance Club dan saat ini sedang mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dengan produk sabun cuci piring 淐ofso, di mana ia bertanggung jawab pada bagian keuangan.
Penulis: Ameyliarti Bunga Lestari
Editor: Yulia Rohmawati





