UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 51动漫 (UNAIR), Fathi Falah menjadi delegasi dalam Asia Youth Green Summit 2025. Ia berhasil terpilih menjadi 50 pemuda dari ribuan peserta berbagai negara yang juga mengikuti seleksi.Kegiatan yang digelar di Pantai Indah Kapuk, Jakarta pada Minggu (4/5/2025) itu dihadiri oleh 50 pemuda dari berbagai negara. Antara lain Vietnam, Myanmar, Brunei Darussalam, Timor Leste, Pakistan, Kamboja, Filipina, dan Afrika Selatan.
Ia menjelaskan bahwa kepeduliannya terhadap isu lingkungan dan SDGs mendorongnya untuk ikut serta dalam kegiatan ini.淪aya memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan SDGs, dan saya percaya bahwa pemuda memiliki peran vital dalam menciptakan perubahan. Melalui forum ini, saya ingin belajar langsung dari para ahli dan pemuda inspiratif dari negara lain serta berbagi kontribusi dan ide saya untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan, jelasnya.
Solusi Berkelanjutan
Dalam kegiatan tersebut, kolaborasi pemuda dalam aksi nyata menghadapi perubahan iklim melalui inovasi, edukasi, dan kepemimpinan menjadi topik utama. 淭ema ini penting karena perubahan iklim bukan sekadar isu masa depan, melainkan krisis nyata yang sudah kita rasakan. Pemuda harus menjadi agen perubahan untuk menciptakan solusi berkelanjutan, tuturnya.

Terpilihnya Falah menjadi bagian dari kegiatan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri. Pasalnya ia juga berhasil mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan komitmennya. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai salah satu dari Top 50 Representatives from Asia and Pacific Countries dan dianugerahi penghargaan SDGs Green Initiator Award 2025, ucapnya.
Tak berhenti di situ, Falah juga turut aktif dan berdiskusi dengan kelompok lintas negara terutama dalam pembahasan proyek hijau berbasis komunitas. Falah juga turut memberikan gagasannya terkait hal tersebut. 淪aya juga mempresentasikan ide mengenai penguatan edukasi lingkungan berbasis digital untuk generasi muda di wilayah Asia Tenggara. Mengaitkan tentang ide paper saya mengenai komunitas yang saya gagas bernama , sebutnya.
Inspirasi Menuju Perubahan
Selain berdiskusi dengan peserta, ia juga mengungkapkan bahwa berkesempatan berdiskusi langsung dengan pembicara-pembicara hebat. 淢omen paling berkesan adalah ketika saya bertemu dan berdiskusi langsung dengan Putri Indonesia Lingkungan 2025 Putri Melliza dan Miss International 2024 Miss Huynh Thi Thanh Thuy dari Vietnam, serta seluruh pembicara hebat lainnya, ungkapnya.
Menurutnya, pelajaran paling berharga yang ia dapat adalah inspirasi dan pandangan bahwa kolaborasi lintas negara sangat penting dalam mengatasi krisis global. Ia belajar bahwa setiap pemuda dapat memberikan dampak besar dan berkelanjutan. 淜egiatan internasional seperti ini bukan hanya memperluas jaringan, tapi juga membuka mata kita terhadap peran besar yang bisa kita ambil untuk dunia yang lebih baik, pungkasnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





