51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa FKM PSDKU Lolos Ekspedisi Berbakti 1 di Entikong, Kalimantan Barat

ARY Kusmita, mahasiswa yang lolos program Ekspedisi Berbakti 1 di Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (22/8). (Foto:Istimewa)
ARY Kusmita, mahasiswa yang lolos program Ekspedisi Berbakti 1 di Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (22/8). (Foto:Istimewa)

UNAIR NEWS Ary Kusmita, mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) PSDKU 51动漫 di Banyuwangi berhasil lolos dalam seleksi kegiatan pengabdian masyarakat 滶kspedisi Berbakti 1 oleh INAVIS (Indonesia Aspiring Volunteering Society) , Rabu (22/8). Pengabdian itu berlokasi di salah satu kecamatan yang menjadi beranda depan negara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

INAVIS merupakan organisasi berbasis kesukarelawanan yang bercita-cita tinggi dan berkomitmen untuk mencapai hasil pembangunan kesejahteraan hidup serta sosial di Indonesia, Asia, dan dunia. Misinya adalah mengoneksikan dan mengoptimalkan potensi dari para pemuda untuk bergerak bersama menjadi lentera bagi masyarakat sekitar. Baik di bidang mitigasi bencana maupun mengembangkan kesejahteraan hidup dan sosial.

漈ujuan program ini untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman bahwa kaum muda perlu menjadi pemimpin yang efektif dalam masyarakat yang beragam secara budaya, tutur mahasiswa kelahiran Tuban tersebut.

Pada 2018, INAVIS memilih dua lokasi tujuan pengabdian. Yakni, Raja Ampat dan Entikong. Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, merupakan salah satu kecamatan yang menjadi beranda depan Indonesia. Entikong merupakan salah satu di antara 15 kecamatan di Kabupaten Sanggau. Lokasinya berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak, Malaysia Timur.

Sebagai garda terdepan bangsa, tentu perhatian yang lebih untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup warga Entikong menjadi sebuah hal yang mutlak. Khususnya ditujukan untuk menjaga ketahanan sosial, geopolitik, dan kedaulatan bangsa.

Permasalahan yang kerap terjadi di perbatasan, antara lain, adanya keterisolasian wilayah, keterbelakangan ekonomi dan sumber daya manusia, keterbatasan akses sarana dan prasarana, serta maraknya pekerja ilegal (illegal workers). Termasuk menjamurnya praktik human trafficking (perdagangan manusia).

Dalam kegiatan pengabdian tersebut, seluruh volunteer akan dibagi dalam empat divisi. Yakni, divisi lingkungan, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Tak tanggung-tanggung, dari sekian banyak yang turut serta, mahasiswa yang kini menginjak semester VII itu terpilih sebagai koordinator divisi kesehatan dalam Ekspedisi Berbakti 1 di Entikong tersebut.

滿emang dari segi program kerja lebih mengarah pada upaya preventif. Jadi, saya berpikir bahwa posisi saya sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat seharusnya dapat berperan lebih. Karena itu, saya memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai koordinator divisi kesehatan, ungkapnya.

滱lhamdulillah bisa terpilih merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Awalnya dapat lolos saja sudah senang, imbuh mahasiswa yang akrab disapa Ary tersebut. Perlu diketahui, kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan pada Senin (24/9) sampai dengan Sabtu (29/9) September. (*)

Penulis: Siti Mufaidah

Editor: Feri Fenoria Rifa檌

AKSES CEPAT