51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Keperawatan UNAIR Edukasi Orang Tua Cegah Diabetes Melitus pada Anak

Kegiatan edukasi cegah diabetes melitus di TK PKK Kalijudan, Surabaya. pada (25/1/2025) (Foto: Istimewa)
Kegiatan edukasi cegah diabetes melitus di TK PKK Kalijudan, Surabaya. pada (25/1/2025) (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners 51动漫 (UNAIR) edukasi orang tua untuk cegah diabetes melitus pada anak. Kegiatan tersebut bertajuk Cegah Diabetes Melitus pada Anak. Dengan Erik Sukma Dewa S Kep sebagai ketua, bersama delapan orang anggota, acara tersebut berlangsung di TK PKK Kalijudan, Surabaya. Acara tersebut menghadirkan para orang tua murid.

Kegiatan ini berawal dari keprihatinan mahasiswa terhadap meningkatnya konsumsi makanan dan minuman manis di kalangan anak-anak. Erik menjelaskan bahwa jajanan manis dengan bentuk dan topping menarik telah menjadi fenomena yang sulit dihindari. 淔aktanya, konsumsi gula tambahan yang berlebihan pada anak, bisa meningkatkan risiko diabetes melitus. Penyakit ini tidak hanya diderita orang dewasa, namun juga menyerang usia anak, ringkas Erik. 

Dalam kegiatan ini, Icha Nur Imami Puspita S Kep bertindak selaku pemateri. Dalam pemaparannya, Icha menjelaskan mengenai tanda dan gejala diabetes melitus pada anak. Sering mengompol, mudah haus dan lapar, serta penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Icha juga mengedukasi terkait cara pencegahan. 淒i antaranya menerapkan pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, hingga pentingnya membatasi konsumsi gula tambahan, ucapnya. 

Foto bersama peserta edukasi cegah Diabetes Melitus (Foto: Istimewa)
Foto bersama peserta edukasi cegah Diabetes Melitus (Foto: Istimewa)

Selain memberikan materi, mahasiswa keperawatan juga berinovasi lewat buku saku yang khusus disusun untuk kegiatan ini. Buku saku ini berisi penjelasan tentang diabetes melitus, dengan tata bahasa sederhana dan ilustrasi menarik, dan mempermudah pemahaman. 淏uku ini kami buat agar orang tua lebih mudah memahami informasi penting dengan cara yang praktis, 渢ambah Erik. 

Selain pemberian materi dan buku saku, peserta juga dilatih untuk membaca tabel informasi nilai gizi pada kemasan jajan. Pelatihan ini menekankan pentingnya langkah agar orang tua dapat memilih produk yang lebih sehat. 淜andungan seperti gula dan natrium sudah tercantum di kemasan. Tinggal bagaimana konsumen bijak menyikapinya, tegasnya. 

Erik sebagai ketua kelompok berharap, agar kegiatan ini menjadikan orang tua lebih peduli terhadap pola makan, kesehatan serta  risiko diabetes melitus pada anak. “Semoga apa yang kami berikan bisa diterapkan oleh orang tua di rumah, sehingga anak-anak menjadi sehat dan terhindar dari diabetes melitus. Kalau anak-anak sehat, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang hebat di masa depan, tutup Erik. 

Penulis: Zahwa Najiba Putri Malika

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT