UNAIR NEWS Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 5 51动漫 (UNAIR) melaksanakan program pembuatan Eco Enzyme. Kegiatan berlangsung di Desa Medalem, Kecamatan Modo, . Program berlangsung pada Senin (27/01/2025).
Program kerja ini merupakan program terakhir kelompok KKN BBK Desa Medalem. Melalui program ini tim KKN ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik yang berasal dari limbah rumah tangga, seperti sisa makanan di lingkungan sekitar.
Gagas Pembuatan Eco Enzyme
Kebiasaan masyarakat akan kurangnya edukasi dalam mengelola sampah organik melatarbelakangi pembuatan eco enzyme ini. Penanggung jawab acara sekaligus pemateri, Sintia memberikan edukasi tentang pentingnya dan cara pembuatan eco enzyme secara jelas ke masyarakat.
淒i sini Eco Enzyme sebagai pilihan bijak untuk bumi yang lebih baik, bentuknya cairan ramah lingkungan hasil fermentasi dari limbah organik yang dihasilkan dalam rumah tangga dan ditambah gula merah atau molase serta air. Hasil larutan ini mengandung berbagai macam manfaat seperti membersihkan saluran air, mengurangi polusi dan tentunya pupuk organik bagi tanaman, jelasnya
Program KKN ini mendapatkan berbagai respon positif dari masyarakat yang menjadi peserta sosialisasi. Kepala desa juga terus mendukung acara dari awal hingga akhir. Pembuatan eco enzyme masyarakat Desa Medalem anggap sangat bermanfaat bagi kehidupan.
淜ami sangat mendukung program ini karena dapat membantu masyarakat mengelola limbah rumah tangga khususnya dengan baik. Apalagi di daerah kami banyak molase, tapi hanya masyarakat gunakan sebagai pakan ternak. Terbentuknya program pembuatan eco enzyme dengan bahan yang mudah masyarakat dapatkan tentu sangat bermanfaat bagi lingkungan di desa kami, ucap kepala desa
Salah satu peserta sosialisasi, Siti mengungkapkan rasa antusiasme karena dapat mempelajari hal baru yang sangat bermanfaat. 淎cara yang diselenggarakan sangat bermanfaat sekali untuk kami dalam mengelola sampah yang baik dan benar terutama saya pribadi. Biasanya sampah yang ada dibuang dan dibakar begitu saja, tetapi hari ini saya sadar dan akan mencoba membuat temuan baru ini di rumah. Seterusnya hasil dari pengelolaan ini akan lebih bermanfaat, ungkapnya
Penulis: Ersa Awwalul Hidayah
Editor: Edwin Fatahuddin





