51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Kesmas FIKKIA Latih Kader Desa Banyuwangi Deteksi Dini Hipertensi

Pelatihan Penggunaan Alat Pengukur Tekanan Darah (Sumber: Oktario)
Pelatihan Penggunaan Alat Pengukur Tekanan Darah (Sumber: Oktario)

UNAIR NEWS – Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi menjadi saksi pelaksanaan program kegiatan “Utamakan Deteksi Dini” untuk Kader desa pada Rabu (10/1/2024). Pengusung program tersebut adalah Kelompok 3 PKL Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) (FIKKIA) 51动漫 (UNAIR) Banyuwangi. Semangat yang tinggi memulai pelatihan penggunaan alat tensi darah tersebut. Kader kesehatan dari Dusun Krajan, Bedengan, dan Pesucen turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan itu.

Mahasiswa Kesmas Angkatan 2021 Oktario Dinansa Khoir mengatakan bahwa kader mendapatkan pelatihan yang sangat penting untuk mendeteksi dini hipertensi. Sehingga itu dapat memaksimalkan peran Kader Kesehatan Posbindu PTM dalam deteksi dini hipertensi. Serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Tak hanya menjadi awal dari serangkaian kegiatan utama, tetapi juga program tersebut merangkul antusiasme seluruh kader kesehatan Posbindu PTM. 

淜egiatan akan terus dimonitor secara rutin melalui kegiatan Posbindu PTM. Ini membuktikan komitmen mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat Desa Kluncing, kata Oktario dalam kegiatan juga bagian grand program “Gandrung AYU: Gerakan Aksi Nyata dalam Upaya Pencegahan Hipertensi dengan Ayo, Yakin, dan Utamakan tersebut.

Peserta pelatihan memberikan respons yang positif. Kegiatan tersebut merupakan pelatihan pertama yang melibatkan seluruh anggota kader Posbindu PTM. Untuk mendukung program tersebut, Kelompok 3 PKL memberikan alat tensi tekanan darah dalam memastikan kelancaran deteksi dini di Posbindu PTM.

Foto Bersama Pasca Pelatihan (Sumber: Oktario)

Pelatihan berlangsung di Puskesmas Pembantu Licin Desa Kluncing. Ahmad Arifin AMd Kep menjadi pelatih alat hipertensi mitra dari Puskesmas. Pesertanya adalah 15 kader kesehatan Posbindu PTM dari setiap dusun.

Arifin mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi jalan dalam rangka mewujudkan Desa Kluncing yang sehat. Karena, kita perlu fokus pada deteksi dini hipertensi. 

淜egiatan ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Pesan pentingnya adalah sangat penting mendeteksi dini hipertensi sebagai langkah pencegahan. Mengingat, hipertensi adalah penyakit silent killer. Selain itu, perlu ada informasi mengenai faktor risiko dan pencegahan hipertensi. Harapannya, derajat kesehatan masyarakat Desa Kluncing mampu semakin baik. Program “Utamakan Deteksi Dini” tak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga semangat baru untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan terbebas dari ancaman penyakit hipertensi.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Feri Fenoria

AKSES CEPAT