UNAIR NEWS “ Jawa Tengah menjadi objek Mahasiswa Kimia UNAIR pada kegiatan Kunjungan Industri 2018. Pasalnya, baru pertama kali kegiatan ini dari awal adanya kegiatan ini tidak lagi dilakukan di Jawa Timur. Tidak hanya itu, Rasta Galih A., ketua Kunjungan Industri 2018 menjelaskan bahwa tahun ini dilakukan juga penggabungan kegiatan Kunjungan Industri dengan Studi Banding.
œYang buat beda itu tahun ini kedua kegiatan itu kami merger. Dan juga baru kali ini kita bisa kunjungan industri ke Jawa Tengah tidak berputar di Jawa Timur, ungkap Galih.
Kunjungan yang dilakukan pekan lalu di hari minggu “ rabu (22/07-25/07) itu diikuti oleh 2 angkatan termuda yaitu 2016 dan 2017 sejumlah 115 orang dan di dampingi oleh 1 dosen pendamping. Banyaknya peserta yang ikut serta membuat Rasta bersyukur karena melihat tujuan dari kegiatan ini cukup penting.
œDi Kunjungan Industri mahasiswa akan diberi bekal pengetahuan seputar perusahaan mulai dari pengolahan sampai bidang pekerjaan yang ada. Sedangkan Studi Banding hasilnya berupa informasi untuk perkembangan HIMAKI (Himpinan Mahasiswa Kimia), tutur Galih.
Dalam pemilihan tempat Kunjungan Industri untuk mencapai tujuan tersebut dipilihlah STTN (Sekolah Tinggi Tenaga Nuklir) & PSTA (Pusat Sains dan Teknologi Akselerator) BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional), PT. Sarihusada Generasi Mahardika (SGM), dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sebagai tujuan, kalau Studi Banding di UGM. Penentuan itu tentu tidak asal pilih dan ada pertimbangannya.
œUntuk STTN dan PSTA BATAN karena disana teknisi ada yang dari kimia sehingga sangat linier, PT. SGM dipilih karena PT. Sarihusada terbesar se Asia Pasific dan proses pembuatan yang lengkap, kalau LIPI pasti karena banyak penelitian baru disana, jelas Galih.
Dari paparan di tiap tempat serta tour yang dilakukannya banyak pelajaran yang didapat selama kegiatan. Mulai dari alat-alat canggih di laboratorium, proses lengkap pengolahan susu bubuk, dan berkesempatan melihat satu reaktor nuklir di Indonesia. Tapi dari keseluruhan kegiatan melihat pengolahan susu bubuk sangat berkesan baginya.
œBagian industri yang menarik itu di PT. SGM karena disana kami benar-benar dijelaskan detail sekali tentang proses pembuatan susu, apalagi kami dibolehkan melihat langsung, ungkap Galih.
Setelah kegiatan 3 hari 2 malam itu harapannya semua yang ikut dapat menyerap ilmu dan mendapatkan pengalaman secara maksimal serta hubungan antar angkatan semakin rekat dengan kegiatan ini.
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Nuri Hermawan





