51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Inovasi Teh Herbal dari Kulit Buah Naga di Desa Purwoagung

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) BBK 6 51动漫 (UNAIR) menggelar penyuluhan dan demonstrasi program kerja bertema NAGATA (Naga Herbal Tradisional) pada Kamis, 23 Juli 2025.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) BBK 6 51动漫 (UNAIR) menggelar penyuluhan dan demonstrasi program kerja bertema NAGATA (Naga Herbal Tradisional) pada Kamis, 23 Juli 2025 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) kembali berhasil menciptakan inovasi baru. Kali ini, inovasi datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 6 UNAIR yang diwakili oleh Jeson. Jeson beserta kelompoknya berhasil membuat inovasi teh herbal dari kulit buah naga. Inovasi itu tercipta ketika Jeson dan kelompoknya mengabdi di Desa Purwoagung, Banyuwangi.

Selain menciptakan inovasi, Jeson dan kelompoknya juga menggelar penyuluhan dan demonstrasi program kerja bertema NAGATA (Naga Herbal Tradisional) pada Kamis (23/7/2025) di Balai Desa Purwoagung. Program NAGATA merupakan inovasi dari kelompok Jasen yang bertujuan memanfaatkan limbah kulit buah naga menjadi teh herbal serta mengurangi limbah kulit buah naga yang kerap terbuang sia-sia. 

Kegiatan yang digelar oleh mahasiswa BBK 6 itu memiliki serangkaian acara. Seperti pembukaan, penyampaian materi, demonstrasi pembuatan teh herbal dari kulit buah naga, dan penutupan. Dalam kegiatan itu, kelompok Jeson telah menyampaikan tiga materi kepada masyarakat Desa Purwoagung.

Jeson menjadi pemateri utama dalam kegiatan itu. Ia menyampaikan materi tentang proses pengolahan kulit buah naga menjadi teh herbal yang tidak hanya nikmat, tetapi juga menyehatkan. Dalam sesi tanya jawab, masyarakat tampak antusias untuk mengetahui lebih lanjut tentang materi yang disampaikan oleh Jasen.

Sementara itu, salah satu teman satu tim Jasen, Azmy membawakan materi kedua, yaitu branding produk. Materi itu bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya citra dan pemasaran produk lokal agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Selain Jasen dan Azmy, Arya menjadi pemateri terakhir yang mengangkat topik mengenai “Si Untung”. 淪i Untung menurut Arya adalah strategi pemanfaatan usaha rumahan yang menguntungkan. Arya berharap bahwa materi yang ia sampaikan dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.   

Selain penyampaian materi, kelompok Jeson juga mendemonstrasikan pembuatan teh herbal dari kulit buah naga. Demonstrasi itu melibatkan dua orang perwakilan dari masyarakat Desa Purwoagung sebagai sukarelawan. Melalui sesi itu, masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi turut terlibat dalam praktik nyata, mulai dari pengeringan kulit buah naga, proses penyeduhan, hingga penyajian teh yang siap dikonsumsi.

Masyarakat Desa Purwoagung merasa antusias selama mengikuti kegiatan itu. Melalui edukasi dan praktik itu, Kelompok Jeson berharap masyarakat Desa Purwoagung dapat terus mengembangkan produk teh herbal dari kulit buah naga sebagai ikon desa dan sumber ekonomi kreatif. 

Penulis: Vena Melisa Akasir, Ahza Riga Falimbani

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT