Olahraga merupakan kegiatan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tetapi dapat menimbulkan beberapa risiko jika berlebihan. Kemungkinan terjadinya cedera terutama ketika otot mengalami kontraksi yang eksentrik dapat mengakibatkan kerusakan otot seperti robeknya miofibril. Menurut World Health Organization (WHO) cedera muskuloskeletal merupakan kondisi yang sangat serius. Kondisi tersebut secara signifikan dapat membatasi mobilitas yang menyebabkan pensiun dini dari pekerjaan, penurunan tingkat kesejahteraan, dan berkurangnya partisipasi dalam masyarakat.
Analisis Global Burden of Disease (GBD) 2019 menunjukkan bahwa sekitar 1,71 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan muskuloskeletal. Olahraga yang berlebihan juga dapat meningkatkan produksi radikal bebas, ketika intensitas dan durasi olahraga mencapai tingkat yang berlebihan, peningkatan radikal bebas terjadi secara signifikan. Akibatnya, tubuh mengalami ketidakseimbangan dalam produksi antioksidan dan menyebabkan stres oksidatif.
Peningkatan radikal bebas seperti superoksida dan ROS lainnya menyebabkan oksidasi residu sistein 133 yang terpapar molekul troponin I (fungsi utama kontrol ion kalsium, yang penting untuk kontraksi dan relaksasi yang tepat dari serat otot), berakibat troponin I lepas dari kompleks troponin/tropomiosin sehingga daya tanggap miofibril terhadap kalsium menurun, yang berakibat pada berkurangnya kekuatan kontraksi otot dan gangguan pada pengaturan miofibril atau terjadi cedera yang menyebabkan nyeri hebat dan hiperkontraksi. Untuk mencegah kerusakan otot yang lebih parah, salah satu solusi adalah suplementasi antioksidan eksogen.
Kopi di Indonesia
Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati pada jenis tanaman dengan 30.000 jenis, salah satunya yang paling terkenal adalah kopi. Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa kopi memiliki sifat antioksidan yang penting dalam perlindungan terhadap kerusakan jaringan. Kopi Toraja Robusta dari Kabupaten Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia merupakan salah satu jenis kopi yang telah menjadi komoditas penting di Indonesia. Selain memberikan pengaruh yang baik terhadap perekonomian, juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Kopi dapat bertindak sebagai penangkap radikal bebas, menyumbang hidrogen dan elektron, dan sebagai khelator ion logam pro-oksidan. Selain itu, kopi juga dapat memicu ekspresi gen antioksidan dalam jaringan. Penelitian ini menggunakan kopi Robusta Toraja sebagai suplemen antioksidan eksogen untuk mengevaluasi manfaat dan mekanisme perlindungan terhadap kerusakan otot rangka yang muncul dari olahraga karena peningkatan radikal bebas yang dapat terukur melalui kadar Skeletal muscle Troponin I (sTnI), pengamatan histopatologi otot gastrocnemius dan aktivitas glutathione peroksidase (GPx) sebagai enzim antioksidan endogen sangat penting dalam mengatur proses redoks sel pada homogenat otot gastrocnemius.
Dengan metode eksperimental hewan coba, penelitian dilakukan pada tikus untuk mengetahui efek perlindungan dari kopi Toraja Robusta terhadap kerusakan otot. Setelah proses analisis hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kopi robusta Toraja tidak secara signifikan meningkatkan kadar antioksidan endogen GPx pada homogenat otot gastrocnemius. Namun, temuan penelitian ini menunjukkan adanya penurunan kadar troponin I otot rangka dalam serum darah (sTnI) hewan coba. Oleh karena itu, berdasarkan temuan penelitian ini. Peneliti menyimpulkan bahwa kopi robusta Toraja memiliki efek perlindungan terhadap kerusakan otot yang muncul karena olahraga.
Penulis: Prof. Dr. Gadis Meinar Sari, dr.,M.Kes
Informasi detail dari riset ini ada di
Gadis Meinar Sari, dkk (2024). Protective Effect of Toraja Robusta Coffee (Coffee cane-Nora) against Muscle Damage Due to Exercise on Balb/C Mice. Tropical Journal of Natural Product Research, 7(12): 2616-0684 “ 2616-0692;
BACA JUGA: Memahami Aktivitas Seksual Pasangan Infertil Bayi Tabung





