51动漫

51动漫 Official Website

Manfaat Suplementasi Omega-3 dan Vitamin E terhadap Perbaikan Kadar Lemak Darah dan Penanda Inflamasi

Kebutuhan terapi hemodialisis (HD) semakin meningkat, dan merupakan 82% dari layanan dialisis pada beberapa senter di Indonesia. Namun, HD dapat memicu proses inflamasi yang menimbulkan berbagai komplikasi dan berkaitan dengan prognosis yang buruk. Beberapa parameter yang menandakan proses inflamasi antara lain high-sensitivity C-reactive protein (hs-CRP), Interleukin-6 (IL-6), Interleukin-10 (IL-10), and tumor necrosis factor-alpha (TNF-伪). Hemodialisis juga dapat memperburuk kadar lemak darah, yang berpotensi meperburuk penyakit ginjal.   

Omega-3 dilaporkan dapat menurunkan inflamasi pada penerima HD. Docosahexaenoic acid (DHA) dan Eicosapentaenoic acid (EPA) dapat menurunkan ekspresi gen serta jalur sinyal inflamasi. Kedua senyawa ini juga memperbaiki profil lemak. Vitamin E juga mampu menurunkan kadar penanda inflamasi seperti CRP, IL-6 dan TNF-伪 dalam sel imun serta juga memperbaiki profil lemak. Pemberian kombinasi omega-3 dan vitamin E diduga memberikan efek yang lebih besar dibandingkan pemberian masing-masing suplemen tersebut secara tunggal. Namun belum diketahui manfaat kosuplementasi omega-3 dan vitamin E pada pasien HD. Sehingga, perlu dilakukan tinjauan sistematik atas publikasi dari pengujian manfaat kombinasi omega-3 dan vitamin E terhadap profil lemak dan penanda inflamasi pada penerima HD.

Tinjaun sistematis dilakukan atas penelitian yang dipublikasikan di basis data ilmiah PubMed dan Google Scholar pada September 2013-September 2022. Juga dilakukan tinjauan atas referensi yang tercantum dalam jurnal tersebut. Kriteria inklusi meliputi 1) uji klinis terkontrol acak; 2) artikel berbahasa Inggris; 3) pasien dewasa yang menjalani hemodialisis sedikitnya selama 3 bulan; 3) mencantumkan luaran berupa profil lemak dan penanda inflamasi sesudah suplementasi vitamin E dan omega-3. Dilakukan penilaian kualitas atas artikel jurnal yang telah dikumpulkan menggunakan daftar tilik dari Joanna Briggs Institute (JBI).

Pencarian awal dengan kata kunci dan penggunaan Boolean operators menghasilkan 1020 artikel. Setelah proses pengecekan adanya duplikasi, tersisa 995, yang kemudian diskrining lebih lanjut berdasarkan judul. Setelah itu, diskrining dengan meninjau abstraknya. Pada proses ini menyisakan 38 artikel untuk kemudian dilakukan peninjauan pada full teks untuk melihat kesesuaian dengan kriteria inklusi. Hanya 12 artikel yang ditemukan telah sesuai untuk selanjutnya dilakukan penilaian kritis dengan skor JBI.

Lima dari tujuh studi yang menguji omega-3 secara tunggal pada pasien HD menunjukkan manfaatnya dalam memperbaiki kadar lemak. Hanya satu studi yang menunjukkan kemanfaatannya terhadap penurunan kadar CRP, IL-6 dan TNF-伪 pada pasien HD. Di antara 3 studi vitamin E terhadap kadar penanda inflamasi pada pasien HD, hanya satu studi yang menunjukkan manfaatnya terhadap penurunan CRP dan satu studi terhadap penurunan kadar IL-6. Sedang dua studi yang menguji kosuplementasi omega-3 dan vitamin E tidak menunjukkan efek bermakna terhadap profil lemak maupun penanda inflamasi pada pasien yang menjalani HD. Pada kedua studi tersebut kosuplementasi diberikan selama 3 dan 4 bulan. Dengan demikian, belum dapat disimpulkan manfaatnya pada pemberian dalam jangka waktu yang lebih lama. Meningat studi oleh Jafari dkk (2020) menunjukkan potensi manfaat suplementasi vitamin E terhadap perbaikan kualitas hidup pasien HD, terutama tekait kualitas kesehatan mental.

Beberapa uji klinis telah menunjukkan potensi manfaat omega-3 dan vitamin E terhadap perbaikan profil lemak dan penanda inflamasi, meskipun belum ada yang menunjukkan manfaat pemberian keduanya selama 3-4 bulan terhadap kedua parameter tersebut pada pasien HD.

Penulis: Nurina Hasanatuludhhiyah dr., M.Si

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Meliana, A., Afizah, A.A.R. and Hasanatuludhhiyah, N., 2023. The effect of omega-3 fatty acids and vitamin E supplementation on lipid profiles and inflammatory markers in hemodialysis patients: A systematic review of current literature. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)11(1), pp.1-10.

AKSES CEPAT