51动漫

51动漫 Official Website

Manfaatkan Banjir Tahunan, Antropologi FISIP UNAIR Adakan Pelatihan Ternak Itik

Penyuluhan cara beternak itik yang dilangsungkan oleh Departemen Antropologi FISIP UNAIR pada 8/8/2022. (Dokumentasi: Pribadi)

UNAIR NEWS – Mengubah bencana menjadi peluang, Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 51动漫 (UNAIR) manfaatkan bencana banjir tahunan yang menerjang kawasan Desa Kebomlati menjadi peluang ekonomi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan warga sekitar.

Daerah Banjir Tahunan

Disampaikan oleh ketua tim pengabdian masyarakat (pengmas), Prof Dr Dra Rustinsyah M Si, Desa Kebomlati yang berada di Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur merupakan salah satu desa yang dikelilingi sungai Bengawan Solo. Akibatnya, setiap tahun daerah itu rutin dilanda banjir.

Kondisi Geografis Mendukung Ternak Itik

Guru Besar Antropologi FISIP UNAIR itu menyebutkan, salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan beternak itik. Ini dikarenakan itik merupakan hewan yang dapat bertahan di tengah banjir sekalipun.

淜ondisi geografis yang ada di daerah tersebut juga mendukung pakan alami itik, yaitu keong, berkembang biak dengan cepat, sebutnya.

Kerjasama dengan Pihak Terkait

Kegiatan pengmas yang diadakan pada (8/8/2022) itu menghadirkan beberapa narasumber yaitu dosen FISIP UNAIR, Drs Djoko Adi Prasetyo MSi, Dr Drs H Mohammad Adib MA, dan Prof Dr Dra Rustinsyah MSi, dan dibantu oleh empat mahasiswa Antropologi FISIP UNAIR.

Selain itu dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR yaitu Dr Maslichah Mafruchati DVM M Kes juga dihadirkan untuk memberikan pemaparan mengenai cara beternak itik. Tak hanya akademisi, peternak itik sukses yang tinggal di Kecamatan Widang, Tuban, Amir Syahri juga didapuk untuk memberikan penyuluhan mengenai peternakan itik.

Manfaat Jangka Panjang

Selain dapat meningkatkan pengetahuan mengenai ternak itik, Prof Rustin berharap dalam jangka panjang kegiatan itu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. 淪elain itu, dengan adanya ternak itik, dapat menyediakan pangan lokal yang dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat  sekitar,” ujar Prof Rustin.

Dengan begitu, kegiatan pengmas itu merupakan salah satu perwujudan dukungan UNAIR terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) yakni tanpa kemiskinan dan kelaparan.

Penulis: Stefanny Elly

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT