UNAIR NEWS Tim delegasi 51动漫 berhasil meraih juara II dalam ajang lomba karya tulis tingkat nasional bertajuk National Scientific Competition (NSC) 2018 pada Senin (23/7). Mereka adalah Puja Adi Priatna, Diah Ayu Restanti, dan Indah Tri Lestari. Karya tulisnya yang berjudul 滱RLOK: Pemanfaatan Teknologi Nanoenkapsulasi Asap Cair Limbah Tempurung Kelapa dengan Biopolimer Maltodekstrin-Kitosan sebagai Alternatif Antibakteri pada Ayam Broiler mampu mengantarkan tim itu lolos sebagai lima finalis terbaik.
Lomba oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Ternak, Fakultas Vokasi, UNAIR, tersebut diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa aktif D1揝1 di seluruh Indonesia. Mengangkat tema 滿eningkatkan Potensi Peternakan Rakyat Berbasis Teknologi Terbaru, para peserta NSC 2018 diminta dapat berinovasi dalam menciptakan gagasan atau produk sesuai dengan perkembangan teknologi mutakhir. Setelah diseleksi secara ketat, hanya ada lima tim yang berkesempatan untuk melakukan presentasi karya tulis.
Bersama anggota timnya, Puja mempresentasikan karya tulisnya di hadapan para juri dengan apik dan percaya diri. Mengusung teknologi nanoenkapsulasi, mereka mampu menyulap asap limbah cair tempurung kelapa menjadi antibiotik alternatif pada ayam broiler.
Asap cair yang mengandung senyawa bioaktif fenol, karbonil, dan asam dapat berfungsi menekan pertumbuhan bakteri pembusuk dan patogen. Atas penggunaan asap cair yang selama ini dirasa kurang praktis, akhirnya tercetus ide untuk mengolahnya melalui teknik nanoenkapsulasi.
Puja menjelaskan, nanoenkapsulasi merupakan teknologi terbaru yang dapat mengemas bahan aktif asap cair agar dapat bekerja lebih stabil dari pengaruh lingkungan. Selain itu, masa penyimpanan yang tahan lama membuat produknya jauh lebih efektif dan efisien.
滵itinjau dari beberapa aspek, analisis dan ide dalam karya tulis kami berisi beberapa langkah strategis dalam pengimplementasiannya di masyarakat. Jadi, gagasan ini terlihat lebih berpotensi, memiliki prospek yang baik, dan siap dalam rencana aplikasinya pada masa mendatang, ujarnya.
Mahasiswa yang juga tergabung dalam UKM Penalaran tersebut mengaku senang dan bangga ketika tim yang digawanginya dapat menorehkan catatan prestasi. Tak berhenti sampai di situ, Puja dan kawan-kawan berniat untuk mengembangkan gagasan karya tulisnya dalam penelitian skala laboratorium. (*)
Penulis: Zanna Afia Deswari
Editor: Feri Fenoria Rifa橧





