51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Marker Keradangan TNF-alfa pada Wanita Overweight Tidak Berubah

Foto by Sindonews Lifestyle

Gaya hidup sedenter pada wanita biasanya disertai dengan makan berlebihan dan penurunan keluaran energi. Konsekuensi dari berkurangnya energi yang dibakar dari dalam tubuh membuat kelebihan energi yang tersisa disimpan sebagai lemak yang berujung pada overweight, dan kemudian obesitas.

Kasus kegemukan meningkat 20% pada pria dan 23% pada wanita. Akumulasi lemak yang tinggi pada orang yang kelebihan berat badan dapat menyebabkan peningkatan produksi stres oksidatif dan meningkatkan sintesis sitokin proinflamasi, seperti interleukin-6 (IL-6), tumor necrosis factor-α (TNF-α), dan IL-1β. Kelebihan berat badan dan aktivitas fisik berhubungan dengan peradangan kronis tingkat rendah. Peradangan tingkat rendah kronis adalah salah satu perubahan metabolisme utama yang terkait dengan asupan kalori yang berlebihan dan pembentukan jaringan adiposa.

Olahraga telah diketahui berkontribusi untuk menurunkan risiko masalah kesehatan dalam gaya hidup. Latihan Intermiten Intensitas Tinggi secara akut (HIIE) dapat meningkatkan pengeluaran energi. Latihan dan aktivitas fisik juga berperan dalam mengatur tingkat inflamasi sistemik karena kontraksi otot yang teratur dapat menekan aktivitas proinflamasi seperti TNF-α melalui pelepasan myokine. HIIE akut telah mendapatkan popularitas sebagai strategi latihan hemat waktu, menawarkan manfaat fisiologis yang serupa dibandingkan dengan intensitas sedang yang berkelanjutan, terutama pada pasien dengan gangguan kardiometabolik. HIIE akut menggunakan treadmill ergometer dapat menyebabkan peningkatan efek anti inflamasi pada pria overweight. Subjek pria obesitas yang melakukan HIIE akut di atas treadmill menunjukkan peningkatan efek antiinflamasi (De Souza et al., 2018). Namun, saat ini masih banyak individu yang sporadic melakukan latihan atau olahraga. Apakah olahraga sporadis yang dilakukan dengan jadwal tidak menentu ini memberikan efek atau tidak terhadap marker inflamasi atau keradangan pada wanta overweight, belum diketahui dengan jelas.

HIIE pada penelitian ini menggunakan sepeda statis (ergocycle) karena relative lebih aman dilakukan untuk individu yang overweight.  Subjek yang ikut serta dalam penelitian ini adalah wanita berusia 21-30 tahun dengan IMT 23,1-24,99 kg/m2 (termasuk kategori overweight) dan sedenter (olahraga tidak teratur dan cenderung kurang dalam beraktivitas fsik). Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, latihan dan tidak latihan. Pada keompok yang latihan, subjek diinstruksikan mengayuh sepeda secepat mungkin selama 60 detik hingga mencapai 80-90% denyut nadi maksimum, lalu bergantian mengayuh pelan 60 detik. Pola mengayuh cepat bergantian dengan mengayuh pelan ini dilakukan berulang sebanyak 10 set, sehingga lama HIIE 20 menit, yang sebelumnya pemanasan 3 menit dan setelahnya pendinginan 2 menit, total 25 menit. Setelah 1 jam dari waktu selesei melakukan HIIE, darah diambil untuk diperiksa marker keradangan, hal ini juga dilakukan pada kelompok yang tidak latihan.

Hasil dari penelitian HIIE yang dilakukan 1 kali ini menunjukkan tidak ada perubahan kadar serum TNF-α dan terdapat peningkatan kadar glukosa darah, jika dibandingkan dengan kelompok yang tidak latihan. Fenomena ini mungkin disebabkan oleh peningkatan intensitas tinggi yang akan menyebabkan sekresi IL-6, peningkatan perangsang saraf simpatis, dan peningkatan katekolamin, sehingga glukosa darah yang masuk ke sel lebih sedikit dibandingkan sekresi glukosa oleh hepar meningkat. Namun untuk latihan yang dilakukan rutin, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengingat pada latihan rutin dapat terjadi mekanisme adaptasi. Oleh karena itu, olahraga sporadic yang dilakukan tanpa waktu yang jelas, perlu dipertimbangkan apabila berkeinginan untuk mendapatkan hasil keshatan yang optimal.

Penulis: Angelia Indra Devi, M.Kes.; Dr. Lilik Herawati, dr., M.Kes.

Informasi detail bisa didapatkan pada hasil riset kami di link:

Devi, A.I., Rejeki, P.S., Argarini, R., Shakila, N., Yosnengsih, Y., Ilmi, S.B.Z., Karimullah, A., Ayubi, N., Herawati, L., 2023. Response of TNF-α Levels and Blood Glucose Levels after Acute High-Intensity Intermittent Exercise in Overweight Women. Retos 48, 101“105.

AKSES CEPAT