Flu masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara global, termasuk di Asia Tenggara, dimana pola epidemiologi yang unik dan sirkulasi virus sepanjang tahun memerlukan strategi vaksinasi yang disesuaikan. Tinjauan pustaka ini secara singkat menelusuri tonggak sejarah pengembangan vaksin influenza, menelusuri evolusinya mulai dari vaksin inaktif awal hingga formulasi modern. Tinjauan pustaka ini juga mengkaji penyertaan tahunan galur virus tertentu dalam vaksin serta merinci sistem nama kode untuk identifikasi galur. Di wilayah tropis seperti Asia Tenggara, kebutuhan vaksinasi influenza masih diperdebatkan karena paparan yang berkelanjutan; namun, bukti mendukung efikasinya dalam mengurangi beban penyakit. Tinjauan pustaka ini juga membahas pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk waktu vaksinasi yang optimal berdasarkan aktivitas influenza regional, serta mengidentifikasi populasi sasaran, termasuk kelompok berisiko tinggi, dan pertimbangan untuk upaya imunisasi yang lebih luas. Menangani faktor-faktor ini dapat meningkatkan strategi vaksinasi dan mengurangi dampak influenza di Asia Tenggara.
Penulis:
dr. Henry Sutanto, dr. Alief Waitupu, dr. Galih Januar Adytia, Dr. dr. Deasy Fetarayani, Sp.PD, K-AI
Informasi lebih lengkap dari tinjauan pustaka ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Fighting the flu in the tropics: The role of influenza vaccination in Southeast Asia
Henry Sutanto, Alief Waitupu, Galih Januar Adytia, and Deasy Fetarayani





