51动漫

51动漫 Official Website

Mempertahankan Kinerja Perusahaan Infrastruktur melalui Orientasi Strategis

Peran Mediasi Manajemen Risiko dalam Hubungan antara Efektivitas Komite Audit dan Kinerja Keberlanjutan Perusahaan
Ilustrasi sebuah perusahaan (Foto: Liputan6)

Orientasi strategis (Strategic Orientationatau SO) memainkan peran penting dalam mempertahankan kinerja perusahaan infrastruktur di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Dengan visi Indonesia Emas 2045, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti perubahan kebijakan, tekanan pasar, dan ketidakpastian ekonomi menuntut perusahaan untuk memiliki strategi yang adaptif dan berbasis keunggulan kompetitif.

Dalam penelitian ini, kami menguji hubungan antara Strategic Orientation听诲补苍 Sustainable Firm Performance(SFP) dengan Firm Competitive Advantage(FCA) sebagai mediator dan Dynamic Environment(DE) sebagai moderator. Menggunakan metode Structural Equation Modeling(SEM) berbasis SmartPLS4, penelitian ini menganalisis data dari 474 perusahaan swasta yang terafiliasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) selama periode September hingga Desember 2024.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa SO, yang terdiri dari Entrepreneurial Orientation, Market Orientation, dan Organizational Learning, berkontribusi secara signifikan terhadap FCA. Selain itu, FCA terbukti memediasi hubungan antara SO dan SFP. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif menjadi faktor kunci dalam menerjemahkan strategi perusahaan ke dalam kinerja jangka panjang yang berkelanjutan. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa DE memperkuat hubungan antara SO dan FCA, menegaskan bahwa lingkungan bisnis yang dinamis menuntut perusahaan untuk lebih fleksibel dan inovatif dalam mengelola sumber daya serta merespons perubahan pasar.

Implikasi dari temuan ini memberikan wawasan bagi perusahaan swasta untuk lebih mengoptimalkan strategi mereka dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Selain itu, bagi pembuat kebijakan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya menciptakan regulasi yang mendukung adaptabilitas bisnis dan inovasi. Tujuannya memastikan sektor swasta dapat berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Lebih jauh, karena penelitian tentang interaksi antara orientasi strategis dan keunggulan kompetitif dalam konteks lingkungan bisnis yang dinamis masih terbatas, penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi pendekatan empiris dan metodologis yang lebih luas. Untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi adaptasi perusahaan di era perubahan yang cepat.

Penulis:

Informasi lengkap tentang artikel bisa diakses pada tautan berikut:

AKSES CEPAT