UNAIR NEWS – Memasuki tahun baru Islam 1445 Hijriyah, mengadakan Kajian Spesial Muharram yang mengangkat tema Tahun Baru, Hijrah Terbaik Untukmu. Kajian pada Kamis (20/7/2023) di Kampus Merr-C UNAIR itu menghadirkan Habib Ali Zaenal Abidin Al Kaff.
Tahun baru hijriyah menjadi momentum yang tepat bagi umat Islam untuk mulai menata kehidupan baru dengan cara berhijrah. Hijrah dapat dilakukan dengan cara meninggalkan hal negatif yang pernah dilakukan dan memulainya dengan hal positif.
淭ahun Hijriyah merupakan tahun berhijrahnya Nabi Muhammad yang dihitung dari awal ia memiliki niat berhijrah yakni di bulan Muharram hingga ia berhijrah pada bulan Rabiul Awwal, tutur Habib Ali Zaenal Abidin Al Kaff.
Hijrah merupakan metode dakwah yang Nabi Muhammad SAW lakukan. Rasul melakukan hijrah selama sepuluh tahun di Makkah dan sepuluh tahun di Madinah. Dakwah itu mulai sejak nabi berusia 43-53 tahun di Makkah dan 53-63 tahun di Madinah. Setiap tahunnya dakwah berlangsung dengan berbagai pembaharuan.
Untuk memulai berhijrah, manusia harus memiliki dua hal yakni niat atau kemauan yang kuat dan memiliki semangat. Kedua hal tersebut perlu disatukan sebab jika memiliki niat yang kuat tanpa semangat, maka hal tersebut akan menjadi tidak seimbang dan begitupun sebaliknya.
淭ahun yang lalu tidak bisa kembali, dan tahun yang akan datang tidak ada yang pernah tau. Maka di tahun baru inilah momentum yang tepat,” ujar Habib Ali.
Golongan Manusia
Habib Ali menyebutkan beberapa golongan manusia yang wajib mendapatkan cinta dari Allah. Pertama yakni orang yang saling cinta dan mencintai karena Allah. Kedua, orang yang saling berziarah satu sama lain karena Allah. Ketiga, orang yang saling mengingatkan dan menyebut nama Allah. Keempat, adalah duduk bersama karena Allah. Jika di antara empat hal tersebut terlaksana maka akan mendapatkan cintanya Allah.
Tahun baru juga dapat menjadi momentum yang tepat untuk segera bertaubat dari hal yang pernah tahun-tahun sebelumnya lakukan. Habib Ali juga menjelaskan ada tiga rukun taubat, di antaranya adalah menyesal, meninggalkan pada saat itu juga, serta adanya kemauan yang kuat untuk tidak mengulangi.
淢ulai sekarang mari menata apa saja yang ingin dilakukan selama satu tahun kedepan dan yang memiliki manfaat. Jika ada satu atau dua yang tidak, tentu ada banyak lainnya yang bisa kita laksanakan, pesan Habib Ali kepada jamaah. (*)
Penulis : Nova Dwi Pamungkas
Editor : Binti Q Masruroh





