51动漫

51动漫 Official Website

Mencegah Kejadian Tuberkulosis Paru pada Anak

Ilustrasi penderita Tuberkuosis (foto: Viva)

Tuberkuosis paru adaah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pada negara berkembang penyakit Tuberkuosis paru tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga pada anak. Kejadian penyakit Tuberkulosis ditularkan lewat percikan ludah ketika penderita Tuberkulosis batuk. Penularan penyakit Tuberkulosis pada anak bisa terjadi karena anak tinggal bersama penderita Tuberkulosis. Kepadatan penduduk merupakan salah satu pemicu yang memudahkan transmisi penyakit Tuberkuosis dari penderita Tuberkulosis ke anak. Ekonomi merupakan faktor yang mendudukung terjadinya penularan penyakit Tuberkulosis karena mempengaruhi kemampuan membuat atau menyewa rumah yang layak huni. Perumahan yang tidak layak huni sebagian besar berada pada area penduduk yang padat. Rumah sehat yang layak huni memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan didalam rumah. Pencahayaan didalam rumah yang baik mampu mematikan kuman Mycobacterium tuberkulosis. Pemasangan genteng kaca adalah solusi memungkinkan  masuknya cahaya kedalam rumah, sehingga rumah tidak lembab. Kelembaban didalam rumah memungkinkan berkembangnya Mycobacterium tuberkulosis.

Tubuh anak membutuhkan perlindungan dari perkembangan kuman Mycobacterium tuberkulosis. Anak mempunyai kemungkinan  besar mudah terinfeksi. Anak yang tinggal dengan orang yang terinfeksi kuman Mycobacterium tuberkulosis akan terpapar dan apabila didalam tubuh anak tidak memiliki imunitas terhadap kuman Mycobacterium tuberkulosis akan memudahkan kuman berkembang biak sehingga akan menjadi penderita Tuberkulosis. Pemberian Vaksin BCG adalah salah satu upaya  dalam meningkatkan daya imunitas anak terhadap serangan kuman Mycobacterium tuberkulosis. Program vaksinasi BCG seharusnya diterima dengan baik oleh masyarakat yang memiliki bayi, karena pemberian vaksin ini diberikan sejak bayi.

Penulis : Lucia Yovita Hendrati

Sumber : Ambarsih Prameswari. Lucia Yovita Hendrati . 2020-2022. Jurnal Kesehatan Lingkungan . 16 no 3 (31 Juli 2024)

AKSES CEPAT