51动漫

51动漫 Official Website

Menemukan Rumah di Negeri Asing: Pengalaman Perawat Indonesia di Australia

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Tujuan: Seperti banyak negara lain, Australia mengalami kekurangan tenaga kerja keperawatan dan merekrut perawat dari luar negeri. Indonesia dan Australia merupakan negara bertetangga; namun, pemahaman mengenai pengalaman perawat Indonesia yang bekerja di Australia masih terbatas. Studi ini bertujuan menganalisis pengalaman perawat Indonesia yang bekerja dalam sistem pelayanan kesehatan Australia, dengan fokus pada persepsi, adaptasi, dan tantangan yang mereka hadapi.

Pasien dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam yang dilakukan di Australia pada Juli 2024. Sebanyak 25 perawat Indonesia yang bekerja di fasilitas layanan kesehatan Australia berpartisipasi dalam studi ini. Partisipan direkrut melalui snowball sampling (teknik bola salju), dan wawancara berfokus pada pengalaman personal dan profesional. Data dianalisis secara tematik menggunakan perangkat lunak NVivo 14.

Hasil: Analisis menghasilkan lima tema: (1) tantangan profesional; (2) kompetensi bahasa dan budaya; (3) sistem dukungan; (4) Australia sebagai negara terbaik dalam hal kebijakan keperawatan; dan (5) pengalaman bekerja, hidup, serta menua di Australia. Partisipan juga menjelaskan bahwa kebijakan keperawatan di Australia攜ang menyediakan lingkup praktik (scope of practice) yang jelas serta mekanisme dukungan yang mudah diakses攎empengaruhi keputusan mereka untuk tetap bertahan dalam angkatan kerja untuk jangka panjang.

Kesimpulan: Perawat Indonesia di Australia menghadapi tantangan yang multifaset sekaligus peluang pertumbuhan yang bermakna dalam kerangka regulasi dan kebijakan keperawatan yang berlaku saat ini. Walaupun terdapat berbagai kesulitan, pengalaman tersebut sering dipandang sepadan karena adanya perlakuan yang adil. Banyak perawat Indonesia mengekspresikan rasa memiliki (sense of belonging) dan memandang Australia sebagai tempat bekerja sekaligus rumah. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang meningkatkan kesiapan bahasa dan budaya, serta memperkuat perjanjian bilateral ketenagakerjaan untuk mendukung rekrutmen yang etis, retensi, dan perencanaan tenaga kerja keperawatan jangka panjang.

Penulis: Ferry Efendi; Rifky Octavia Pradipta; Makhfudli Makhfudli; Lisa McKenna; Grace Solely Houghty

AKSES CEPAT