Ketika berbicara tentang kualitas pendidikan, perhatian masyarakat sering kali tertuju pada kurikulum, fasilitas sekolah, atau metode belajar terbaru. Namun ada satu faktor penting yang sering terlewat: motivasi intrinsik guru. Bagi guru PAUD dan guru TK, motivasi dari dalam diri inilah yang justru menjadi penentu utama apakah mereka akan terus berkembang, berinovasi, dan mampu menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi anak-anak.
Motivasi intrinsik adalah dorongan yang muncul dari dalam diri seseorang攂ukan karena gaji, bonus, atau penilaian eksternal攖etapi karena rasa senang, puas, dan bermaknanya pekerjaan itu sendiri. Dalam konteks guru PAUD, motivasi intrinsik sering berakar dari kecintaan terhadap dunia anak, kepuasan saat melihat perkembangan kecil pada setiap siswa, serta keyakinan bahwa profesi ini berkontribusi bagi masa depan bangsa.
Penelitian terhadap guru PAUD dan TK di Indonesia menunjukkan bahwa faktor internal ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap cara guru mengajar, menghadapi tantangan, maupun membangun kreativitas dalam kelas. Meski banyak guru berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda攂ahkan sebagian tidak memiliki pendidikan khusus PAUD攂anyak dari mereka tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam mengembangkan diri. Hal ini dibuktikan melalui temuan penelitian bahwa sembilan dari sepuluh guru mengaku mengajar karena mereka menikmatinya dan percaya pada makna dari profesi tersebut.
Di lapangan, guru TK menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks daripada yang diperkirakan masyarakat. Banyak di antara mereka yang bekerja dengan gaji di bawah standar, fasilitas terbatas, dan harapan masyarakat yang sering kali kurang realistis. Tidak sedikit pula guru yang dipandang sekadar 減engasuh anak, bukan profesional pendidikan yang berperan penting dalam masa perkembangan emas anak. Padahal, pekerjaan guru PAUD tidak sesederhana mengawasi atau menghibur anak kecil. Mereka harus memahami psikologi perkembangan, mampu mengelola kelas dengan karakter anak yang beragam, serta terus memperbarui metode pengajaran sesuai kebutuhan zaman. Guru PAUD juga menjadi fondasi bagi pembentukan keterampilan sosial, emosi, bahasa, dan literasi awal anak.
Dengan tuntutan sebesar ini, tidak mengherankan bila guru yang tidak memiliki motivasi intrinsik kuat cenderung mudah lelah, kehilangan arah, atau tidak berkembang. Sebaliknya, guru yang memiliki motivasi dari dalam dirinya terbukti lebih tahan menghadapi tekanan dan tetap produktif meski fasilitas terbatas.
Hasil penelitian menunjukkan beberapa pola menarik yang sangat konsisten:
- 82% guru aktif mengikuti pelatihan dan workshop meski tanpa paksaan dari sekolah.
- 75% guru berinisiatif mencoba metode pengajaran baru, termasuk teknologi.
- 90% guru melaporkan tingkat kepuasan kerja tinggi.
- 88% guru membangun hubungan positif dengan siswa secara alami.
Tidak hanya itu, guru dengan motivasi intrinsik tinggi terlihat lebih mampu mengatasi tantangan kelas, lebih kreatif dalam menggunakan media sederhana, dan lebih sabar dalam menghadapi perbedaan karakter anak. Mereka mampu melihat masalah bukan sebagai beban tetapi tantangan untuk dipecahkan.Menariknya lagi, para guru yang sangat termotivasi ini merasa bahwa mengajar adalah 減anggilan hidup潝sesuatu yang memberi makna dan identitas personal. Itulah yang membuat mereka terus bertahan dan berkembang meski kondisi tidak ideal.
Guru PAUD adalah pondasi masa depan. Meski sering kali bekerja dalam kondisi penuh keterbatasan, banyak di antara mereka membuktikan bahwa motivasi dari dalam diri mampu menjadi kekuatan besar yang menjaga mereka tetap berkembang dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Oleh karena itu, memperkuat motivasi intrinsik guru bukan sekadar strategi pengembangan profesional攎elainkan investasi jangka panjang bagi kualitas pendidikan Indonesia. Guru yang termotivasi akan menciptakan pengalaman belajar yang lebih hangat, lebih kreatif, dan lebih bermakna. Pada akhirnya, merekalah yang membantu membentuk generasi masa depan yang tumbuh dengan keyakinan, kemampuan sosial yang baik, dan rasa ingin tahu yang tinggi.
Dan semuanya berawal dari satu hal sederhana: dorongan dari dalam diri seorang guru.
Artikel :
Mayangsari, D., Nawangsari N.A.F., Yoenanto N.H., Suminar. S.R., (2025). Unraveling Intrinsic Motivation: The Key to Empowering Teacher Professional Growth. Journal Evaluation in Education (JEE). Vol. 6, No. 1, January 2025, pp. 268~277, DOI: 10.37251/jee.v6i1.1390
DOI: 10.37251/jee.v6i1.1390
Link
Tanggal terbit 27 Januari 2025





