51动漫

51动漫 Official Website

Mengungkap Kaitan Kepatuhan ART dan Kualitas Hidup pada PLHIV

Ilustrasi HIV AIDS (foto: Sehatq.com)

Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) menyebabkan krisis kesehatan, pembangunan, ekonomi, dan kemanusiaan yang saling terkait. Penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pengobatan di antara orang dengan HIV (ODHIV) rendah, dengan faktor ekonomi menjadi salah satu penyebabnya. Penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi berbagai aspek yang dapat mempengaruhi kepatuhan terhadap pengobatan. Sebuah studi yang dilakukan di India pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa kepatuhan terhadap pengobatan ODHIV dapat dipengaruhi secara signifikan oleh berbagai faktor sosial, individu, dan lingkungan keluarga. Penelitian yang dilakukan di Ghana juga menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap pengobatan dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan. Temuan dari studi-studi sebelumnya telah mengidentifikasi beberapa variabel klinis yang berdampak pada kepatuhan terhadap ART (Antiretroviral Therapy). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak berbagai faktor terhadap kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup ODHIV serta peran mediasi dari PSCM dan brain gym.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross-sectional dan dilakukan di Komisi Penanggulangan AIDS Tulungagung, sebuah entitas pemerintah otonom yang berfokus pada pencegahan dan mitigasi AIDS di Tulungagung. Analisis SEM-PLS digunakan untuk mengukur validitas dan reliabilitas alat ukur serta menjelaskan hubungan antara variabel-variabel penelitian. Pengumpulan data berlangsung dari Juni hingga Agustus 2023, di mana peserta diberi penjelasan tentang tujuan, prosedur, hak, dan tanggung jawab mereka sebelum menandatangani persetujuan tertulis. Proses ini memastikan pemahaman peserta mengenai penelitian serta perlindungan terhadap informasi pribadi mereka. 

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 31-35 tahun, laki-laki, dan memiliki ijazah SMA. Mayoritas memiliki satu hingga dua saudara kandung, sudah menikah, beretnis Jawa, dan beragama Islam. Banyak yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dan berpenghasilan di bawah upah minimum. Riwayat penyakit metabolik dan infeksi saluran pernapasan dalam keluarga juga umum di antara responden. Durasi pengobatan HIV sebagian besar berkisar antara enam bulan hingga satu tahun. Temuan penting menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ART) dipengaruhi oleh kombinasi faktor PSCM dan brain gym, menekankan perlunya pendekatan yang melibatkan aspek fisik dan mental untuk meningkatkan kualitas hidup PLHIV.

Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul 淔actors related ART adherence and quality of life in PLHIV: Mediating role of positive self-care management and brain gym

Link jurnal:

AKSES CEPAT