Pada saat World Economic Forum 2020, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memprioritaskan ekonomi sirkular yang bertujuan mengurangi kerusakan lingkungan melalui konsep seperti penggunaan kembali dan pengisian ulang. Perusahaan-perusahaan di Indonesia, dalam mendukung World Economic Forum, memiliki tanggung jawab untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses mereka seperti pengembangan produk, desain, logistik, operasi perusahaan, pemasaran, dan dengan mematuhi peraturan dan pengelolaan limbah. Menghadapi dampak lingkungan dan persaingan yang semakin ketat, perusahaan harus memiliki kemampuan kompetitif untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaannya. GSCM adalah strategi perusahaan untuk pengembangan lingkungan dalam jangka panjang untuk menghadapi persaingan pasar dan meningkatkan keuntungan dan mengurangi dampak lingkungan.
Konflik yang ada antara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan tidak hanya terjadi di dunia akademis; itu terjadi di perusahaan dan komunitas juga. Untuk mewujudkan keunggulan kompetitif melalui GSCM, perusahaan harus ketat dalam pemilihan pemasok dan distributornya, terutama yang memiliki kapasitas untuk berdampak pada lingkungan. Sebuah perusahaan dapat menciptakan keunggulan kompetitif jika menggabungkan dan memperluas sumber daya dan kemampuan secara efisien.
Penelitian ini akan mengkaji hubungan antara GSCM, keunggulan kompetitif dan kinerja perusahaan dalam hal efek langsung dan tidak langsung. Keunggulan kompetitif digunakan untuk memeriksa efek mediasi antara GSCM dan kinerja perusahaan. Studi ini akan membahas masalah-masalah berikut: (1) apakah GSCM dan keunggulan kompetitif memiliki efek positif pada kinerja perusahaan; (2) apakah GSCM berpengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif; dan (3) apakah keunggulan kompetitif mampu memediasi hubungan antara GSCM dan kinerja perusahaan. Kontribusi penelitian ini bagi perusahaan adalah mendorong mereka untuk lebih memperhatikan dampak lingkungan dari rantai pasokan dan persaingan pasar dengan memahami pentingnya GSCM dan keunggulan kompetitif untuk peningkatan kinerja perusahaan. GSCM adalah penerapan praktik “hijau” ketika membeli bahan dari pemasok, memprosesnya, dan kemudian mendistribusikannya kepada konsumen. Sedangkan competitive advantage adalah penerapan strategi kompetitif perusahaan yang unggul agar mampu bersaing dan melalui hal tersebut memastikan kompetitor tidak mampu meniru produk perusahaan. Dengan bantuan riset ini, perusahaan-perusahaan di Indonesia akan menyadari pentingnya menjaga lingkungan untuk memenuhi tuntutan pelaku internal dan eksternal perusahaan.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan yang terdaftar di program PROPER antara tahun 2012 dan 2018 . Sampel data dipilih menggunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini diambil dari Bursa Efek Indonesia dan software OSIRIS. Dengan demikian, sampel berjumlah 516 perusahaan. Para peneliti menyimpulkan bahwa manajemen rantai pasokan hijau (GCSM) dapat meningkatkan keunggulan kompetitif. Jika sebuah perusahaan mengurangi dampak lingkungannya dengan menerapkan dimensi “hijau” dalam manajemen rantai pasokannya, itu akan dapat memperkuat daya saingnya. Dengan menciptakan keunggulan kompetitif dengan cara ini, perusahaan akan dapat memperluas pangsa pasarnya, memaksimalkan pencapaian target penjualannya, dan meningkatkan keuntungannya serta meningkatkan kinerjanya. Mengingat banyaknya pesaing yang menjalankan bisnis yang sangat mirip, diperlukan keunggulan kompetitif untuk menciptakan produk yang tidak dapat ditiru, dan ini akan berdampak pada tingkat penjualan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah permasalahan lingkungan semakin meningkat dan adanya tekanan dari para pemangku kepentingan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu, GSCM dapat diterapkan untuk mengurangi dampak lingkungan dari manajemen rantai pasokan sehingga meningkatkan daya saing dan kinerja. Studi ini juga dapat mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi risiko dampak lingkungan melalui penerapan GSCM oleh perusahaan.
Penulis: Prof. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Novitasari, M., & Agustia, D. (2022). Assessing the Impact of Green Supply Chain Management, Competitive Advantage and Firm Performance in PROPER Companies in Indonesia. Operations and Supply Chain Management: An International Journal, 15(3), 395-406.





