Unit Gawat Darurat (UGD) adalah tempat pertama bagi pasien yang datang ke rumah sakit untuk kondisi darurat yang membutuhkan bantuan segera. Di sini, pasien diurutkan dan diprioritaskan berdasarkan masalah mereka melalui proses triase. Pengetahuan perawat tentang triase sangat penting untuk menangani pasien dengan cepat dan akurat di UGD. Pengetahuan yang memadai memungkinkan perawat untuk bekerja lebih efektif dan mempengaruhi kualitas hidup pasien serta memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Kunjungan pasien ke UGD terus meningkat setiap tahun, dengan kenaikan sekitar 30% dibandingkan dengan seluruh unit gawat darurat di seluruh dunia. Berdasarkan data, kunjungan pasien ke UGD di Indonesia mencapai 4.402.205 pada tahun 2017. Data tersebut juga menunjukkan bahwa kunjungan pasien ke UGD di Jawa Tengah mencapai 1.990.104 pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan perawat tentang triase dan ketepatan interpretasi tingkat triase.
Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Tugurejo, Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro, dan Rumah Sakit Dr. Kariadi dari Mei hingga Juni 2023. Penelitian melibatkan 145 perawat gawat darurat (ED) dari Rumah Sakit Pemerintah di Semarang yang memenuhi kriteria tertentu: setidaknya satu tahun pengalaman di ED dan pelatihan triase sebelumnya. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, tahun pengalaman, pendidikan, pengetahuan triase perawat, dan akurasi interpretasi tingkat triase. Penelitian difokuskan pada hubungan antara pengetahuan triase perawat dan akurasi mereka dalam menginterpretasikan tingkat triase. Analisis statistik, termasuk statistik deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square, dilakukan dengan menggunakan program IBM SPSS Versi 24. Tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada p < 0,05.
Hasil penelitian ini berdasarkan hasil analisis deskriptif yang dilakukan yaitu sebagian besar responden (53.1%) adalah perempuan, dengan usia rata-rata perawat adalah 34.3 卤 5.6 tahun, yang termuda berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 53 tahun. Mayoritas perawat (61.4%) telah menyelesaikan gelar diploma dalam keperawatan dan sebagian besar (44.1%) memiliki pengalaman kerja 1-5 tahun. Tingkat pengetahuan perawat yang tinggi berkorelasi dengan akurasi dalam menginterpretasikan tingkat triase di UGD. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk meningkatkan pengetahuan tentang triase dan meningkatkan kemampuan terkait implementasi triase.
Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)
Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul The Correlation Between Nurses Knowledge of Triage and the Accuracy of Triage Level Interpretation in the Emergency Department
Link jurnal:





