51动漫

51动漫 Official Website

Menjelajahi Perkembangan Peradaban Islam dari Masa ke Masa dalam Kajian ATOM FTMM

Kajian ATOM FTMM berkolaborasi dengan Masjid Ulul Azmi Foto: Narasumber menjelaskan materi peradaban pada masa lalu (Foto: foto istimewa)
Kajian ATOM FTMM berkolaborasi dengan Masjid Ulul Azmi Foto: Narasumber menjelaskan materi peradaban pada masa lalu (Foto: foto istimewa)

51动漫 (UNAIR) menyelenggarakan Kajian Islam Ramadhan (KAISAR) pada Selasa (25/03/2025). Acara ini berlangsung di Masjid Ulul Azmi, Kampus MERR-C UNAIR. Acara yang berkolaborasi dengan Masjid Ulul Azmi ini mengundang pemateri Ir Asif Zamzami Ph D selaku dosen Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan FTMM UNAIR. Mengangkat tema “Benarkah Peradaban Kita Lebih Maju daripada Peradaban Dulu?” kajian ini membahas dinamika perkembangan peradaban dari masa ke masa serta relevansinya dengan kemajuan dunia modern. 

Peradaban Masa Lalu dalam Perspektif Islam

Dalam kajian, pemateri menjelaskan umat-umat terdahulu memiliki kemajuan yang luar biasa di berbagai bidang. Sebagai contoh, Kaum Tsamud terkenal karena kemampuannya dalam memahat gunung untuk dijadikan tempat tinggal, sedangkan peradaban Mesir Kuno berhasil membangun piramida dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Selain itu adanya bukti arkeologis, seperti perangkat Antikythera menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan telah berkembang pesat sejak zaman dahulu.

Menghadapi perkembangan peradaban, pemateri menekankan bahwa mukjizat para nabi selalu relevan dengan tantangan intelektual pada zamannya. Nabi Musa berhadapan dengan ilmu sihir, Nabi Isa muncul di era kemajuan dalam bidang kedokteran, dan Nabi Muhammad membawa Al-Qur’an sebagai mukjizat di masa kejayaan literasi. “Hal ini menunjukkan bahwa setiap peradaban memiliki keunggulannya masing-masing, yang tergantung pada bagaimana manusia mengelola ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada,” jelas pemateri.

Faktor Kemunduran Peradaban Islam

Membahas kejayaan peradaban Islam, kajian ini juga menyoroti faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran peradaban islam pada masa silam. Salah satu penyebab utama dari kemunduran tersebut adalah pemisahan antara ilmu agama dan ilmu dunia. Dahulu para ilmuwan Muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Khwarizmi, memiliki dasar agama yang kuat sebelum mendalami sains dan teknologi. Namun pada era sekarang, pemisahan antara kedua ilmu tersebut justru menjadi penghambat bagi kemajuan umat. Oleh karena itu, ia berharap umat islam dapat menyeimbangkan antara pendalaman ilmu agama dan ilmu sains.听

Sebagai penutup dari acara ini, pemateri berharap paparannya dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru bagi civitas akademika UNAIR.听

Nama: Kania Khansanadhifa Kallista 

Editor: Ragil Kukuh Imanto 

AKSES CEPAT