51动漫

51动漫 Official Website

Menko PM Tekankan Pentingnya Peran Kampus dalam Penguatan Jaminan Sosial

Dr (HCUA) Drs A Muhaimin Iskandar M, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia saat menjadi keynote speaker (Foto: PKIP UNAIR)
Dr (HCUA) Drs A Muhaimin Iskandar M, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia saat menjadi keynote speaker (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Menyikapi pentingnya pengenalan perlindungan sosial sejak dini, 51动漫 (UNAIR) jadi yang pertama jalankan program penguatan ekosistem jaminan sosial lewat pendidikan. UNAIR ditunjuk menjadi tuan rumah untuk acara Grand Launching Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial Lewat Pendidikan. Acara ini terselenggara di Aula Garuda Mukti Kampus MERR-C pada Kamis (14/8/2025).

Hadir dalam gelaran tersebut, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin beserta pimpinan UNAIR lainnya. Selain itu, hadir pula Dr (HCUA) Drs A Muhaimin Iskandar M, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. 

Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyampaikan bahwa upaya jaminan sosial sudah digunakan sejak tahun 2004. Terhitung sudah dua dekade Indonesia memiliki jaminan sosial. Jaminan sosial BPJS sudah menjadi raksasa asuransi sosial dan kebesaran itu menjadi lautan ilmu pengetahuan yang luar biasa. 

Cak Imin menilai, adanya ekosistem jaminan sosial ini akan menjadi fondasi utama untuk masyarakat Indonesia, agar bisa memiliki perlindungan dari berbagai risiko. Tata kelolanya juga harus diperbaiki supaya bisa menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat. 

Dr (HCUA) Drs A Muhaimin Iskandar M, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia bersama Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin (Foto: PKIP UNAIR)
Dr (HCUA) Drs A Muhaimin Iskandar M, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia bersama Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin (Foto: PKIP UNAIR)

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa arah gerak Menko Pemberdayaan Masyarakat bertujuan menjadikan bantuan sosial menjadi pemberdayaan sosial. Hal ini sebagai upaya agar penerima bantuan sosial bisa diberdayakan. 

淜ita tidak ingin penerima terus menjadi penerima, tetapi bisa berdaya. Untuk manula dan disabilitas, kita berupaya agar bisa menyiapkan dana abadi untuk jaminan sosial mereka. Hal ini tentunya memerlukan semangat gotong royong agar bisa terlaksana, ungkapnya.

Partisipasi Pendidikan

Cak Imin juga mengatakan bahwa dalam langkah ini tentu memiliki banyak kelemahan dan halangan. Namun, bantuan dari akademisi, perguruan tinggi akan memperkuat perkembangan jaminan sosial. Sehingga pengenalan ekosistem jaminan sosial dapat lebih meluas dan komprehensif.

Cak Imin berharap dengan adanya kerja sama ini, sektor pendidikan bisa melahirkan orang yang menjadi penggerak dalam jaminan sosial. Ia juga merasa bangga dengan UNAIR karena mampu mengawali pembelajaran ekosistem jaminan sosial. 

Ia juga berharap perguruan tinggi yang lain juga mencontoh apa yang dilakukan oleh UNAIR. 淯NAIR sejak mahasiswanya baru memasuki kampus, sudah didorong menjadi peserta BPJS, hal ini bisa menjadi contoh perguruan tinggi lainnya, ucapnya. 

Harapannya dengan bantuan perguruan tinggi, bisa menjadikan tata kelola yang lebih baik pada ekosistem jaminan sosial ini. Karena, salah satu ciri negara sejahtera adalah negara yang memiliki ekosistem jaminan sosial yang hebat. 

Penulis: Rizma Elyza

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT