51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Menyimpan Segudang Prestasi, Pradana Raih Gelar Mawapres Kategori Diploma UNAIR 2026

Mohammad Pradana Setyawan, mahasiswa program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi, peraih gelar Mahasiswa Berprestasi UNAIR kategori Diploma tahun 2026. (Foto: PHMP UNAIR)
Mohammad Pradana Setyawan, mahasiswa program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi, peraih gelar Mahasiswa Berprestasi UNAIR kategori Diploma tahun 2026. (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS51¶¯Âþ kembali melahirkan talenta terbaiknya melalui ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) 2026. Direktorat Kemahasiswaan 51¶¯Âþ resmi menobatkan Mohammad Pradana Setyawan, mahasiswa program studi , sebagai Juara 1 Mawapres kategori Diploma tingkat Universitas. Keberhasilan ini menjadi pembuktian atas dedikasi tinggi dan strategi kompetisi yang matang yang telah ia bangun sejak menginjakkan kaki di bangku perkuliahan.

Emas di Ajang Bergengsi Kemendikti

Salah satu pilar utama yang memperkokoh posisi Pradana sebagai Mawapres adalah kemampuannya menjuarai berbagai kompetisi paling kredibel di tingkat nasional. Pradana secara strategis memfokuskan diri pada ajang yang diselenggarakan oleh Kemendikti karena tingkat kompetitifnya yang sangat tinggi. Dalam satu tahun masa awal studi saja, Pradana sukses mengamankan dua medali prestisius sekaligus.

Pradana tercatat meraih Medali Emas (Juara 1) pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dan Medali Perak (Juara 2) pada Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi (KBMK). “Lomba Kemendikti itu sangat kredibel karena diikuti oleh delegasi terbaik dari seluruh universitas di Indonesia. Meraih medali di sana benar-benar mendobrak Capaian Unggulan (CU) saya,” jelas Pradana. Keberhasilan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi almamater, tetapi juga menarik perhatian media nasional seperti Kompas TV.

Koleksi Penghargaan dan Peran Duta Pariwisata

Profil Pradana sebagai mahasiswa yang multitalenta tercermin dari lebih dari 40 penghargaan yang telah ia raih. Prestasi tersebut tidak terbatas pada bidang medis radiologi, tetapi merambah ke bidang bisnis, kebijakan publik, hingga riset jurnal ilmiah. Kemampuannya dalam berpikir lintas disiplin ilmu menjadikannya sosok yang memiliki wawasan luas dan solutif.

Selain prestasi akademik, Pradana juga aktif dalam bidang pengembangan budaya dan pariwisata. Ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai duta wisata di tingkat kabupaten hingga provinsi. “Bagi saya, menjadi Mawapres berarti kita sudah layak menjadi representasi dari institusi sebesar UNAIR yang memiliki kredibilitas tinggi di Indonesia,” tambahnya mengenai pentingnya peran aktif mahasiswa di luar kelas.

Strategi Matang dan Representasi Ksatria Airlangga

Keberhasilan Pradana merupakan hasil dari perencanaan jangka panjang yang sangat terstruktur. Sejak semester awal, ia telah memetakan target kompetisi, aktif dalam pengabdian masyarakat, hingga menerbitkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Strategi “memahami lapangan” menjadi kunci kemenangannya, ia selalu melakukan riset mendalam mengenai kebutuhan juri dan panitia sebelum terjun ke dalam sebuah kompetisi.

Bagi Pradana, gelar Juara 1 Mawapres ini adalah sebuah tanggung jawab moral untuk terus menginspirasi rekan rekan di 51¶¯Âþ. Ia menekankan bahwa proses menjadi Mawapres telah membentuk pribadinya menjadi sosok yang lebih baik, disiplin, dan memiliki integritas tinggi. Dengan bekal medali emas nasional dan pengalaman yang mumpuni, Pradana siap membawa nama harum UNAIR ke tingkat yang lebih tinggi, membuktikan bahwa mahasiswa vokasi mampu bersaing dan unggul di panggung nasional.

Penulis: Fauziah Laili Romadhon 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT