n

51动漫

51动漫 Official Website

Menyukai Hitung-hitungan, Rara Dzikrina Lulus Terbaik S-1 FEB UNAIR

RARA Dzikrina Istiqomah di depan kampusnya. (Foto: Akhmad Janni)

UNAIR NEWS – Menggemari suatu bidang ilmu menjadi hal yang wajar bagi banyak orang. Namun menggemari ilmu dengan dasar hitung-hitungan dan angka, penggemarnya masih terbatas. Dari yang masih terbatas dan kurang disukai inilah justru Rara Dzikrina Istiqomah mencintainya. Bahkan disukai sejak kecil. Jadi tak heran jika ia memilih jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universtas Airlangga. Benar juga, Rara pun menjadi lulusan/wisudawan terbaik jenjang S1 FEB pada wisuda Maret 2017 ini.

漇aya menyukai matematika sejak kecil, dan jurusan akuntansi sangatlah dekat dengan angka dan penggunaan logika matematis, kata Rara, gadis kelahiran Surabaya 12 Juli 1994 ini. Ia mengaku tak merasa terbebani saat mulai kuliah di jurusan akuntansi yang penuh dengan angka-angka. Dari jurusan yang sudah menjadi passionnya inilah Rara menjadi wisudawan terbaik FEB UNAIR dengan IPK 3,86.

漇aya kurang begitu suka dengan mata kuliah yang tidak memakai angka dan lebih mengandalkan hafalan. Jadi untuk hal yang kurang saya sukai itu, biasanya mempersiakan lebih banyak waktu belajar saat mau ujian, sekitar 4-5 hari, imbuhnya.

Rara punya cara tersendri perihal belajar. Ia suka meluangkan waktu untuk melakukan hobby, keluar besama teman atau keluarga, sehingga dengan pikiran lebih segar maka daya serap otak akan hal-hal baru juga akan lebih baik. Kiat itu yang mengantarkan sang Juara Harapan 1 dalam Accounting Debate Competition di UNESA ini, selalu mendapatkan IPK baik dalam setiap semesternya.

Ia menyelesaikan studi ini dengan mempertahankan skripsinya yang berjudul 淧engaruh Corpore Goverance dan Barriers to Entry Terhadap Finacial Performance dengan Intellectual Capital Sebagai Variabel Mediasi Perusahaan SektorPertambangan yang terdaftar di BEI. Dalam menyelesaikan tugas akhirnya ini ia mengaku kesulitan mencari jurnal pendukung tentang barriers to entry, karena penelitian itu baik yang nasional dan internasional masih jarang yang menggunakan variabel barriers to entry.

淣amun karena saya mempunyai pedoman untuk tidak malas dalam mencari tahu dari berbagai sumber, sehingga saya dapat menyelesaikan semua tugas-tugas saya ini dengan baik, kata Rara. Satu hal lagi, kiatnya untuk bisa berhasil baik ini: 淒alam menyelesaian segala tugas yang cukup sulit itu, saya selau berusaha mengerjakannya pada hari yang sama dengan hari penugasan dosen tersebut. Demikian kiat-kiat Rara. (*)

Penulis: Akhmad Janni
Editor: Bambang Bes

AKSES CEPAT