51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Moodxshare X GENCITA BBK 7 Gondang Lor Cegah Pernikahan Dini Dukung SDG™s 3, 4, 5, dan 16

(Gambar 1. Potret Pelaksanaan Program Kerja GENCITA di SMPN 2 Sugio)

UNAIR NEWS “ Upaya pencegahan pernikahan dini menjadi salah satu fokus program
Belajar Bersama Komunitas 51¶¯Âþ (BBK UNAIR). Melalui program
GENCITA (Generasi Cerdas Raih Cita), Kelompok BBK 7 Desa Gondang Lor melaksanakan
kegiatan sosialisasi dan edukasi partisipatif bagi remaja untuk meningkatkan kesadaran akan
dampak pernikahan dini serta pentingnya pendidikan lanjut sebagai bekal masa depan.

Kegiatan GENCITA dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) pukul 09.00“10.30 WIB dan
menyasar remaja kelas IX SMPN 2 Sugio. Program ini dikemas secara interaktif dan
kolaboratif bersama platform Moodxshare, sebuah platform berbagi dan belajar yang
mendorong penguatan self awareness serta menyediakan ruang aman bagi anak muda untuk
berbagi cerita serta memperoleh pendampingan secara gratis.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai
pernikahan dini. Selanjutnya, mahasiswa BBK menyampaikan materi terkait pengertian
pernikahan dini, faktor penyebab, serta dampaknya dari aspek kesehatan, psikologis, sosial,
dan ekonomi. Selain itu, peserta juga dibekali informasi mengenai peluang beasiswa serta
kiat-kiat pendukung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Materi diperdalam melalui diskusi studi kasus, tanya jawab interaktif, serta quiz Kahoot
berhadiah yang mendorong partisipasi aktif peserta. Pada akhir sesi, siswa diajak membuat
pohon harapan sebagai media refleksi dan perencanaan cita-cita, sekaligus penguatan
komitmen untuk menunda pernikahan dan memprioritaskan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Sugio menyambut baik pelaksanaan program GENCITA di lingkungan
sekolah.œKegiatan ini sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini. Edukasi mengenai
dampak pernikahan dini dan pentingnya pendidikan lanjut perlu diberikan sejak dini agar
siswa memiliki kesadaran dan perencanaan masa depan yang lebih matang, ungkapnya.

Program GENCITA dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pernikahan dini di
masyarakat akibat faktor ekonomi, budaya, dan keterbatasan akses informasi. Melalui
pendekatan edukasi preventif berbasis komunitas, kegiatan ini mendukung SDG 3
(Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan
Gender), serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

AKSES CEPAT