51动漫

51动漫 Official Website

Pandangan Ekologis Masyarakat Jawa dalam Menjaga Keberlanjutan (Sawah) Pengelolaaan Pertanian Melalui Tradisi

Ilustrasi sawah (sumber: Kompas.com)

Isu kerusakan lingkungan telah banyak dibahas di berbagai lingkungan internasional. Kondisi ini menuntut setiap peserta untuk mengambil tindakan kolaboratif yang cepat dan tegas berdasarkan nilai dan visi bersama. Selain pemahaman ilmiah saat ini, masyarakat setempat telah mewarisi pengetahuan tradisional tentang alam dan pelestarian lingkungan. Banyak akademisi percaya bahwa nilai-nilai ini berkembang secara spontan sebagai bagian dari adaptasi jangka panjang masyarakat terhadap lingkungan alamnya.

Penelitian ini menggambarkan pandangan dunia ekologis orang Jawa dalam mempertahankan ikatan mereka dengan alam. Menurut laporan tersebut, orang Jawa menghargai hidup dalam harmoni dengan lingkungan alam mereka. Salah satunya tercermin dalam tradisi 淒ewi Sri. Tradisi merupakan ekspresi keagamaan dalam masyarakat yang menunjukkan kedekatannya dengan alam. Tindakan seremonial menunjukkan bagaimana masyarakat memandang 渢anaman pangan sebagai sumber keberadaan manusia. Orang-orang mewariskan informasi tentang berbagai jenis dan metode pengelolaan lahan pertanian melalui mitologi.

Adat istiadat Dewi Sri berfungsi untuk mewariskan cita-cita di antara anggota masyarakat. Memahami topik ini akan memungkinkan kita untuk lebih memahami fungsi pengetahuan lokal dalam menjaga harmoni antara manusia dan lingkungan. Lebih jauh, penelitian ini memberikan wawasan tentang paradigma pandangan dunia ekologi Jawa dalam menafsirkan lingkungan sekitar dan memastikan keberlanjutan.

Penulis: Mochtar Lutfi, S.S., M.Hum.

Untuk membaca artikel secara penuh, dapat melalui tautan berikut:

AKSES CEPAT