UNAIR NEWS – Sebanyak 9.347 mahasiswa baru 51动漫 (UNAIR) resmi memulai perjalanan akademiknya melalui (Angkatan Muda Ksatria Airlangga) 2025. Acara penyambutan tersebut diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa () UNAIR. Berlangsung pada Senin dan Selasa (4-5/8/2025) di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C.
Tema yang BEM usung tahun ini adalah Merajut Insan Nusantara menjadi Madu Peradaban Mewujudkan Indonesia Berkelanjutan. Mochammad Afzal Iftikharus Sadat Ramadhan selaku ketua pelaksana Amerta 2025, menjelaskan bahwa tema itu lahir dari keberagaman Ksatria Muda Airlangga yang datang dari seluruh penjuru wilayah Indonesia.
淜ami ingin merajut teman-teman berbagai latar daerah menjadi satu sebagai Ksatria Airlangga. Seperti madu yang menjadi penawar, harapannya mereka dapat menjadi penawar bagi kegelisahan bangsa dan berkontribusi untuk peradaban Indonesia yang berkelanjutan, ujarnya.
Diskusikan Isu dalam Negeri
Bukan sekadar pengenalan kampus, Amerta 2025 menghadirkan sejumlah inovasi menarik pada setiap rangkaian acara. Salah satunya adalah forum group discussion (FGD) yang mengajak para Ksatria Muda Airlangga untuk mendiskusikan berbagai permasalahan. Termasuk lingkungan, pendidikan, ekonomi, hingga politik dalam negeri.

Melalui FGD itu, mereka mendapatkan pelatihan untuk memecahkan isu-isu strategis dan menuangkannya ke dalam bentuk esai. Esai-esai terbaik nantinya, lanjut Afzal, akan mendapat kesempatan untuk publikasi di media daring. 淚ni juga berkaitan dengan perkuliahan di UNAIR. Ketika mereka di awal semester nanti bertemu serangkaian mata kuliah wajib Pembelajaran Dasar Bersama (), mereka sudah terbiasa berdiskusi dan menyampaikan gagasan ilmiah, tutur Afzal.
Gali Potensi Ksatria Muda
Ia juga menuturkan, kemeriahan Amerta lainnya ditandai dengan parade fakultas pada jelang penutupan hari kedua. Setiap fakultas menampilkan kekompakan dan identitasnya melalui arak-arakan di dalam ACC sebelum para Ksatria Airlangga mengikuti orientasi di fakultas masing-masing.
Tidak hanya itu, terdapat pula penampilan Harmoni Kreasi, di mana setiap kelompok Garuda menampilkan ragam bakat seni. Seperti tari modern, menyanyi, hingga teater. Kegiatan tersebut, papar Afzal, bertujuan untuk menggali potensi Ksatria Muda Airlangga sekaligus mempererat kebersamaan di antara mereka.
Afzal berharap, Amerta 2025 dapat menjadi titik awal yang bermakna bagi perjalanan akademik Ksatria Muda Airlangga. 淪emoga mereka tidak hanya bangga menjadi bagian dari UNAIR, tetapi juga memiliki tekad untuk belajar lebih banyak dalam dunia perkuliahan. Menjadi pribadi mandiri selayaknya madu peradaban sesuai tema besar kami, pungkasnya.
Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah
Editor: Yulia Rohmawati





