UNAIR NEWS – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin () 51动漫 kembali ambil bagian dalam kompetisi PLN ICE 2025. Tim Electric Vehicle On Study (EVOS) menjadi perwakilan fakultas dengan membawa tiga kendaraan listrik rancangannya. Pelepasan tim EVOS berlangsung pada Rabu (19/11/2025) di gedung Workshop Kampus MERR-C UNAIR.
Apresiasi di Tengah Masa Kritis
Prosesi launching kendaraan listrik EVOS turut dihadiri Kasubdit Kemahasiswaan UNAIR Moch Z Zoehdi S Sos MA, perwakilan Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS), Kaprodi Teknik Elektro Muhammad Syahril Mubarok S ST M Sc Ph D, serta dosen pembimbing Yoga Uta Nugraha ST MT, Acara dipimpin langsung oleh Dekan FTMM, Prof Dr Retna Apsari M Si, dan ditutup dengan pelepasan confetti.
Prof Retna menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras tim EVOS yang menyiapkan tiga kendaraan dalam waktu yang terbatas.
淜ami bangga dengan kerja keras mahasiswa yang merancang tiga kendaraan sekaligus dalam waktu yang terbatas. Semoga keberangkatan tahun ini menjadi langkah menuju hasil terbaik dan membawa nama baik FTMM serta 51动漫, ujar Prof Retna.
Ia berharap partisipasi tahun ini dapat mengulang capaian EVOS pada PLN ICE 2023 dan 2024. Prof Retna juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, termasuk dalam hal pendanaan.

Hasil Inovasi Tim EVOS听
Ada pun tiga kendaraan yang telah SVARA siapkan untuk kategori Micro EV Car, SURA untuk kategori sepeda motor listrik drag, dan ALERTA EVOLT 2.0 untuk kategori gokart listrik. General Manager EVOS, Muhammad Ravindra Alfian, menjelaskan bahwa persiapan ketiganya hanya memakan waktu empat bulan. Ia menilai waktu tersebut cukup singkat karena EVOS juga mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 di Universitas Negeri Jember pada tahun yang sama.
淜ami membawa tiga kendaraan berbeda yang kami siapkan secara paralel. SVARA, SURA, dan ALERTA EVOLT 2.0 semuanya kami rakit dalam waktu empat bulan, meskipun tahun ini kami juga mengikuti KMHE 2025, jelas Muhammad Ravindra Alfian.
Alfian menjelaskan bahwa SVARA merupakan mobil baru dengan struktur body lebih rigid dan termasuk kategori rancang bangun. SURA hadir dengan chasis berbeda dan mencatatkan waktu 10 detik untuk menempuh jarak 201 meter saat uji coba. Sementara ALERTA EVOLT 2.0 merupakan pengembangan dari ALERTA 1.0 dan kini mampu mencatatkan waktu 1 menit 2 detik untuk satu putaran lintasan sepanjang 1,3 kilometer.
Terkait peluang kompetisi, Alfian menyebut bahwa SVARA akan bersaing dengan 11 tim di kategori rancang bangun. Ia optimistis EVOS mampu masuk tiga besar karena kualitas konstruksi SVARA dinilai paling siap. PLN ICE 2025 sendiri akan berlangsung pada 2024 November di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Penulis: Samudra Luhur听
Editor: Ragil Kukuh Imanto





