51动漫

51动漫 Official Website

Pasar Jati Lincip Dorong Penguatan Ekonomi Desa Kedungrejo melalui Kolaborasi Warga

Mahasiswa BBK 7 Sambimulyo bersama perangkat desa dan segenap organisasi Desa Kedungrejo menginisiasi program kerja Pasar Jati Lincip sebagai langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa. Program ini diawali dengan diskusi perencanaan pembangunan pasar tradisional yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Posko BBK 7 Sambimulyo.

Diskusi tersebut melibatkan perangkat desa dan organisasi desa dalam forum kolaboratif untuk merumuskan arah pembangunan pasar tradisional. Dalam kegiatan ini disepakati pembentukan panitia pasar, rencana kerja bakti, serta pengutusan perizinan penggunaan lahan kepada pemilik tanah. Pasar tradisional direncanakan akan dibangun di kawasan hutan jati, dengan konsep beberapa tenant pedagang serta ruang berkumpul warga sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi desa.

Sebagai tindak lanjut, pada Minggu, 18 Januari 2026, mahasiswa BBK 7 Sambimulyo bersama warga Desa Kedungrejo melaksanakan kerja bakti pembersihan lahan calon pasar tradisional. Kegiatan gotong royong ini dilakukan sejak pagi hingga siang hari dengan membersihkan sampah, daun kering, dan rumput liar sebagai tahap awal persiapan pembangunan pasar.

Rangkaian kegiatan ini berhasil membangun kesepahaman bersama antar pemangku kepentingan desa, menyusun gagasan awal pasar tradisional, serta mengidentifikasi potensi dan peluang ekonomi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi dan komunikasi antara mahasiswa dan warga desa.

Pasar Jati Lincip direncanakan akan resmi dibuka pada 1 Februari 2026, bertepatan dengan acara perpisahan mahasiswa BBK 7 Sambimulyo, sebagai simbol keberlanjutan program dan komitmen bersama dalam pengembangan ekonomi desa.

Program ini mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penciptaan ruang ekonomi lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

AKSES CEPAT