51动漫

51动漫 Official Website

Pasta Gigi Herbal Ramah Lingkungan Inovasi Mahasiswa UNAIR Raih Penghargaan Internasional

Mia Ramadhana (FEB UNAIR) Raih Juara dalam ajang IBP 2025 (Foto: Dok. Narasumber)
Mia Ramadhana (FEB UNAIR) Raih Juara dalam ajang IBP 2025 (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Prestasi tersebut datang dari Mia Ramadhana, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (), dalam ajang International Business Plan Competition (IBP). Kompetisi yang diselenggarakan HMTI FT-UB ini terlaksana pada Sabtu-Minggu (25-26/10/2025) di Universitas Brawijaya. Pada kompetisi tersebut, tim berhasil meraih Juara I sekaligus Best Presentation Award melalui inovasi bisnis bertajuk KUDU(S)MILE. KUDU(S)MILE merupakan pasta gigi herbal ramah lingkungan berbentuk chewable capsule yang menawarkan solusi kesehatan gigi ramah lingkungan.

KUDU(S)MILE hadir sebagai inovasi produk perawatan gigi berbahan dasar ekstrak mengkudu dan daun sirih, dua tanaman herbal Indonesia yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Berbeda dari pasta gigi pada umumnya, produk ini berbentuk kapsul kunyah sekali pakai yang praktis, higienis, dan efisien dalam penggunaan.

Produk ini juga mengusung konsep eco-friendly melalui kemasan jar yang dapat digunakan kembali. Sehingga, dapat mendukung pengurangan limbah plastik dari tube pasta gigi konvensional. Tak hanya itu, KUDU(S)MILE mengangkat nilai budaya lokal melalui narasi dan konsep cerita yang tersisipkan dalam kemasan.

淜ami ingin menghadirkan solusi yang bukan hanya menjaga kesehatan gigi, tetapi juga menjaga bumi. Dengan KUDU(S)MILE, kami mengajak masyarakat untuk merawat diri tanpa melupakan keberlanjutan lingkungan, ujar Mia.

Solusi atas Masalah Kesehatan, Lingkungan, dan Pemberdayaan Petani

Gagasan KUDU(S)MILE lahir dari keprihatinan terhadap tingginya limbah plastik dari tube pasta gigi yang sulit didaur ulang. Di sisi lain, tanaman herbal lokal yang memiliki potensi besar belum termanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, tim berupaya menghadirkan solusi yang bukan hanya sehat dan ramah lingkungan, tetapi juga memberi dampak sosial melalui pemberdayaan petani.

KUDU(S)MILE Mia rancang sebagai model bisnis hijau yang mendukung SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDGs 12 (Responsible Consumption and Production). Ke depan, inovasi ini harapannya menjadi rujukan pengembangan produk kesehatan alami berbasis lokal yang melibatkan kolaborasi akademisi, industri, dan masyarakat.

淜ami ingin produk ini bukan hanya jadi inovasi, tetapi juga membawa manfaat bagi petani lokal, khususnya di Jember, agar hasil panen mereka punya nilai tambah, tambah Mia. Keberhasilan Mia dalam melahirkan inovasi tersebut menjadi kebanggaan tersendir, terlebih kompetisi berskala internasional tersebut mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional dan mancanegara.

Penulis: Muhammad Afriza Atarizki

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT