UNAIR NEWS – Pendidikan Dasar Bersama (PDB) yang dikelola oleh kembali menggelar PDB Expo sebagai wadah bagi mahasiswa 51动漫 angkatan 2025 menampilkan hasil proyek bisnis yang telah mereka susun selama satu semester. Kegiatan ini melibatkan berbagai kelompok mahasiswa yang menampilkan produk, inovasi, hingga layanan jasa di area ACC dan Boulevard di Kampus MERR-C 51动漫.
Expo Ajang Apresiasi Inovasi
Dua mahasiswa peserta PDB Expo menilai kegiatan ini menjadi ruang belajar praktik bisnis yang nyata sejak awal perkuliahan. Andi Maura Gagung, mahasiswa Ilmu Politik, menyampaikan bahwa PDB Expo memberi kesempatan bagi setiap kelompok untuk memperkenalkan karya mereka secara terbuka.
淧DB Expo ini ajang bagi tiap kelompok PDB untuk menunjukkan hasil atau karya yang sudah kami semua buat. Kami diberi kesempatan untuk menampilkan produk kami masing-masing, ujarnya.

Inovasi Bisnis di Segala Bentuk Kebutuhan Sehari-hari
Konsep berbeda yang dibawakan kelompok PDB Agung pada expo kali ini dengan menawarkan jasa pembelajaran. Jasa tersebut berupa micro-teaching atau bimbingan belajar untuk siswa SMA, termasuk persiapan UTBK. 淜elompok kami menawarkan jasa. Kami mengenalkan micro-teaching untuk anak-anak SMA. Jadi bukan hanya produk fisik, tapi layanan juga bisa ditampilkan di PDB Expo, kata Andi.
Ia menjelaskan bahwa produk yang tampil merupakan hasil pengembangan selama satu semester, mulai dari konsep, produksi, hingga strategi pemasaran. Menurutnya, kegiatan ini membantu mahasiswa melihat langsung bagaimana ide bisnis mereka dapat pengunjung terima.
Selanjutnya mahasiswa Manajemen, Syafiq Renar, menambahkan bahwa penyelenggaraan PDB Expo terbagi menjadi dua area. 淒i ACC ini untuk display, sementara di Boulevard atau Malioboro untuk berjualan langsung. Jadi pengunjung bisa melihat maupun membeli produk, jelasnya.
Ia menyebut bahwa PDB Expo berlangsung secara rutin setiap akhir semester ganjil dan menjadi rangkaian kegiatan wajib bagi mahasiswa baru. Salah satu kelompok menampilkan produk makanan dan minuman seperti wonton dan kopi, dengan variasi rasa yang menjadi daya tarik pengunjung.
淲onton paling ramai. Teman-teman membuat inovasi seperti wonton kuah atau sambal geprek. Jadi tidak hanya jualan, tapi ada pengembangan rasa, ungkapnya.
Kedua mahasiswa tersebut sepakat bahwa PDB Expo memberi pengalaman langsung dalam mengelola bisnis, mulai dari perencanaan hingga presentasi produk. Inovasi yang muncul dari berbagai kelompok menjadi gambaran keberagaman ide bisnis mahasiswa, sekaligus menunjukkan bahwa PDB bukan hanya ruang teori tetapi praktik yang nyata.
Penulis: Samudra Luhur
Editor: Ragil Kukuh Imanto





