Covid-19 pada ibu hamil tidak bisa dielakkan terjadi selama masa pandemi di Jawa Timur pada tahun 2021 yang lalu. Penelitian yang dilakukan mengeksplorasi hubungan antara kualitas layanan kesehatan ibu, kejadian Covid-19 pada ibu hamil, dan kematian ibu hamil selama pandemi Covid-19 di Jawa Timur pada tahun 2021. Dampak pandemi terhadap layanan dan hasil kesehatan ibu hamil dianalisis melalui data sekunder dari Dinas Kesehatan Jawa Timur.
Studi ini menemukan hubungan yang signifikan antara terjadinya Covid-19 pada ibu hamil dan kematian ibu hamil. Selain itu ditemukan pula korelasi antara kematian ibu dan kualitas layanan antenatal. Namun demikian tidak ditemukan hubungan antara kualitas layanan perawatan antenatal dan kasus Covid-19 pada ibu.
Makalah ini menyoroti tantangan yang dihadapi dalam mengakses layanan antenatal selama pandemi, terutama karena timbulnya ketakutan masyarakat dalam hal ini ibu hamil dan keluarganya akan infeksi Covid-19 dan dampak varian Covid-19 terhadap kesehatan ibu. Makalah ini juga menyajikan kerangka teori untuk menganalisis angka kematian dan kesakitan ibu, dengan menekankan perlunya intervensi untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi baru lahir. Terdapat keterbatasan dalam penelitian ini, seperti hanya menggunakan data sekunder dan hanya berfokus pada satu provinsi.
Wawasan berharga yang diperoleh adalah mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil selama pandemi. Temuan ini memberi garis bawah pada perlunya strategi untuk meningkatkan kualitas dan akses layanan antenatal untuk mengurangi tingginya angka kematian ibu dalam konteks pandemi. Sebagai kesimpulan, makalah penelitian ini menyoroti interaksi yang amat kompleks antara kualitas layanan antenatal, infeksi Covid-19 pada ibu hamil, dan angka kematian ibu hamil, khususnya dalam konteks spesifik dampak pandemi Covid-19 terhadap ibu hamil.
Temuan makalah ini memiliki implikasi penting bagi pembuat kebijakan dan praktisi kesehatan dalam mengatasi tantangan yang dihadapi perempuan hamil selama pandemi dan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil. Temuan yang diperoleh diharapkan bisa menjadi acuan pengingat, agar supaya layanan kesehatan di masa kini dan seterusnya di masa depan selalu mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyakit infeksi baru.
Penulis: Dr. Ernawaty, drg., M.Kes.
Sumber:





