Penyakit Kardiovaskular (PKV) merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Oleh karena itu, teknologi untuk memantau kesehatan jantung terus dikembangkan agar lebih akurat sekaligus mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini memperkenalkan sensor serat optik generasi baru yang mampu merekam getaran jantung melalui teknik Seismokardiografi (SCG), yaitu pencatatan getaran tubuh akibat kontraksi dan relaksasi jantung. Berbeda dari elektrokardiogram (EKG) yang mengukur aktivitas listrik, SCG memberikan informasi mekanis yang lebih detail tentang fungsi jantung sehari-hari.
Pada studi ini para peneliti menggunakan struktur serat optik Singlemode Multimode Singlemode (SMS) yang dibungkus dengan bahan elastis PDMS (polydimethylsiloxane). PDMS berfungsi melindungi sensor sekaligus membantu menangkap getaran halus dari dinding dada. Ketika jantung berdenyut, getaran kecil ditransmisikan ke sensor, lalu perubahan intensitas cahaya dalam serat optik diolah menjadi sinyal SCG. Proses ini membuat sensor benar-benar kebal terhadap gangguan elektromagnetik keunggulan besar dibandingkan sensor elektronik biasa, terutama untuk penggunaan di lingkungan seperti MRI atau ruang medis sensitif lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor SMS dengan PDMS menghasilkan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Akurasi deteksi sinyal jantung mencapai 97,71%, meningkat sekitar 1,27% dibanding sensor sejenis yang tidak menggunakan PDMS. Ketebalan PDMS yang digunakan juga diuji, dan kombinasi terbaik ditemukan pada ketebalan 2 mm yang memberikan keseimbangan optimal antara perlindungan sensor dan sensitivitas getaran. Selain itu, perbandingan sinyal SCG dan EKG yang ditampilkan menunjukkan pola siklus jantung yang sangat mirip, menandakan bahwa sensor ini layak digunakan sebagai alat pemantau jantung yang andal.
Penelitian ini membuka peluang besar untuk masa depan alat pemantau jantung yang lebih murah, mini, dan dapat dipakai sehari-hari. Sensor serat optik SMS yang ringan dan fleksibel dapat diintegrasikan ke perangkat wearable, tempat tidur pasien, kursi, hingga pakaian pintar untuk pemantauan jantung secara real-time. Dengan akurasinya yang tinggi, perlindungan mekanis yang baik, dan kemampuan bekerja tanpa gangguan gelombang elektromagnetik, teknologi ini berpotensi menjadi standar baru dalam pemantauan kesehatan jantung di masa depan.
Link :
Penulis: Prof. Dr. Budi Susetyo Pikir, dr., Sp.PD., Sp.JP-K., FIHA





