Ikan uceng (Nemacheilus fasciatus) sering mengalami kesulitan dalam bereproduksi di lingkungan penangkaran. Kematangan gonad mereka juga cenderung lambat jika dibandingkan dengan di habitat alaminya. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi hormon melalui insang dan menentukan dosis yang tepat untuk menginduksi kematangan gonad dan pemijahan ikan uceng.
Pada penelitian ini, digunakanlah hormon Oodevâ„¢ untuk menginduksi kematangan gonad dan Ovaprimâ„¢ untuk memicu pemijahan melalui pendekatan gill topikal. Parameter kematangan gonad seperti indeks somatik gonad (GSI) dan indeks somatik hati (HSI), fecunditas, dan diameter telur, serta parameter pemijahan seperti periode laten, produksi telur, tingkat pembuahan (FR), tingkat penetasan (HR), dan tingkat kelangsungan hidup (SR) dipantau dan dibandingkan antara dosis hormon dan kelompok kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi hormon melalui insang efektif dalam menginduksi kematangan gonad dan pemijahan pada ikan uceng. Dosis hormon yang optimal untuk Oodev™ adalah 0,75 µL/g ikan, sementara dosis optimal untuk Ovaprim™ adalah 3,00 µL/g untuk betina dan 1,50 µL/g untuk jantan. Dengan dosis tersebut, ikan uceng menunjukkan peningkatan signifikan dalam parameter kematangan gonad dan pemijahan.
Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan teknik pembiakan yang efektif untuk ikan uceng, memungkinkan peternak untuk meningkatkan produksi ikan secara signifikan, menjaga konsistensi reproduksi, dan memenuhi permintaan pasar dengan lebih efisien. Selain itu, penemuan dosis hormon optimal juga memberikan landasan bagi upaya pelestarian dan pemeliharaan populasi uceng di alam liar. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dalam industri akuakultur, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati perairan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan lebih lanjut dalam upaya konservasi dan manajemen sumber daya ikan.
Penulis: Budi, D.S., Ardiyan, B.R., Rahmawan, D.B., South, J., Fasya, A.H., Mukti, A.T., 2024.
Gonadal Maturation and Spawning of Barred Loach (Nemacheilus fasciatus) Induced by Topical Gill Hormone Application. J. Med. Vet. 7, 123“133.
Baca Juga: Dampak Kampanye Media Massa Mengenai Perokok Pasif





