Mahasiswa Kuliah Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 (UNAIR) yang bertugas di Desa Lawanganagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, menyelenggarakan kegiatan SIAP UMKM (Strategi Inovatif dan Promosi UMKM). Program SIAP UMKM adalah kegiatan pendampingan untuk meningkatkan visibilitas dan pemasaran produk UMKM melalui pembuatan serta pengelolaan media sosial, termasuk konten sederhana seperti foto dan deskripsi produk, dengan tujuan memperluas jaringan, meningkatkan daya saing, dan mendukung pendapatan pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Kegiatan SIAP UMKM (Strategi Inovatif dan Promosi UMKM) terseleggara pada Minggu (25/01/2026) dan Selasa (27/01/2026) bertempat di 2 UMKM yaitu Jagad Laser di Dusun Sidowayah dan Berkah Lontar di Dusun Kumisik. UMKM Jagad Laser bergerak di bidang percetakan, las, pembuatan kanopi, dll. UMKM Berkah Lontar yakni usaha kerajinan daun siwalan yang dijadikan berbagai macam barang seperti tas, besek, dan souvenir.
Kondisi UMKM di Desa Lawanganagung
Desa Lawanganagung memiliki berbagai UMKM yang menjadi penopang ekonomi masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam promosi digital. Banyak UMKM yang dikelola secara mandiri atau dengan jumlah karyawan terbatas, sehingga pelaku usaha harus merangkap berbagai peran dan memiliki keterbatasan waktu untuk mengelola media sosial maupun platform digital lainnya. Banyak pelaku UMKM Desa Lawanganagung merasa kurang percaya diri mempromosikan produk secara daring karena keterbatasan pengetahuan tentang konten, foto produk, dan anggapan promosi digital memerlukan waktu serta tenaga ekstra, sehingga potensi UMKM belum optimal.
Konsep Kegiatan SIAP UMKM
Kegiatan pendampingan untuk UMKM oleh Mahasiswa BBK 7 51动漫 di Desa Lawanganagung dijalankan dengan metode yang langsung dan praktis. Mahasiswa memberikan bantuan kepada pelaku UMKM dalam hal pembuatan dan pengelolaan promosi digital, termasuk penggunaan media sosial, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta bimbingan dalam pemanfaatan platform e-commerce. Pendampingan ini dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pelaku UMKM, sehingga dapat dengan mudah diterapkan secara mandiri. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM mulai memahami pentingnya promosi digital, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam pemasaran online, serta memperluas jangkauan pemasaran, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM Desa Lawanganagung secara berkelanjutan.
Penulis : Mahasiswa BBK 7 Unair Lawanganagung





