n

51动漫

51动漫 Official Website

Pemilih Muda Harus Pilih dengan Rasional, Kritis, dan Cerdas

meredeka com
Ilustrasi oleh meredeka com

UNAIR NEWS Edukasi pemilih muda, Nurul Afifah Marwati, menjadi pemateri diskusi online melalui Whatsapp mengenai Pentingnya Partisipasi dan Menjadi Pemilih Yang Cerdas dalam Pilkada Pilgub 2018. Diskusi khusus Pemilu muda ini merupakan Sharing Time #3 Online bertajuk “Yang Muda, Yang Gerak”dengan tujuan ajakan menyambut pesta demokrasi rakyat Jawa Timur dan khususnya Bojonegoro untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas.

Masa Depan Jawa Timur di Pemilih Muda

淧emilih muda di Jawa Timur mencapai 7.881.648 data KPU Jawa Timur, perlu kita berikan pemahaman untuk dapat berpartisipasi dengan cerdas, karena jumlah suara tersebut dapat menentukan masa depan Jawa Timur ke depan, jelas mahasiswi Ilmu Politik tersebut.

Menurut Afifah, bagi pemilih muda, ini adalah babak baru untuk merasakan euforia demokrasi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Menjadi generasi pemilih yang cerdas dan memilih pemimpin yang mengakomodir kepentingan rakyat dengan visi misi yang relevan dengan permasalahan yang ada, tentu harus diperhatikan.

Yang harus diketahui oleh pemilih muda, disampaikan oleh Afifah, pemilu merupakan instrumen demokrasi untuk menjamin sirkulasi elit (pergantian pemimpin yang teratur siklusnya). Karena apabila tidak dibatasi akan berakibat otoriteritas atau kekuasaan oleh kelompok tertentu saja, tidak menjamin pergantian kepemimpinan.

Memilih dengan Rasional, Kritis dan Cerdas

Jadilah pemilih yang rasional, kritis, dan cerdas. Rasional berarti memilih dengan dasar visi misi, tak terbawa partai maupun golongan. Dengan kritis, janji politik yang diutarakan tidak ditelan mentah-mentah, cari rasionalitas realisasi janji yang dilontarkan.

Dan terakhir cerdas, dengan berani menolak yang tidak benar seperti politik uang, dapat membedakan berita hoax dan tidak menyebarkannya. Tidak usah juga membawa isu SARA dan menjadi procokator. Mari berdemokrasi dengan bebas dan bertanggung jawab.

Dari diskusi yang berlangsung pada senin lalu (25/06), disambut dengan sangat antusias. Terbukti dari pertanyaan peserta yang berbobot dan tanggapan jawaban dari pemateri diskusi. Harapannya keingintahuan dari peserta diskusi dapat terjawan dan menjadikan mereka pemililh yang cerdas. Sehingga Pemilu kali ini dan selanjutnya berjalan dengan damai.

淢ari kita semua ciptakan Pilkada yang damai, berbeda pilihan tak apa, itu mutlak dalam Pilkada. Tidak usah menimbulkan konflik, karena sesungguhnya yang dibela mati-matian tidak akan abadi sampai mati. Mari kita sambut pesta demokrasi Jawa Timur dan Bojonegoro, pungkasnya.

Penulis: Hilmi Putra Pradana

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT