51动漫

51动漫 Official Website

Penatalaksanaan Hipokalsemia Penderita Sindrom Tulang Keropos setelah Paratioidektomi Akibat Karnikoma Paratiroid

Sindrom tulang keropos (HBS) mengacu pada  suatu kondisi berupa hipokalsemia yang berkepanjangan  dan berat disertai hipofosfatemia  dan hipomagnesemia  yang terjadi setelah paratiroidektomi. Penghentian produksi  PTH  secara  tiba-tiba  menyebabkan terjadinya remineralisasi tulang dan perpindahan kalsium secara cepat dari sirkulasi ke tulang. Laporan kasus ini bertujuan untuk menyajikan penatalaksanaan hipokalsemia pada penderita HBS setelah ia menjalani  operasi paratiroidektomi  akibat karnikoma  paratiroid.

Presentasi  kasus: Ny., 46 tahun, menjalani tiroidektomi total dan paratiroidektomi total pada tanggal 30 April 2019 karena karnikoma  paratiroid  yang sebelumnya  diderita pasien. Pasien direncanakan  untuk dioperasi karena adanya patah tulang patologis pada tangan dan kaki pasien, yang merupakan komplikasi dari karnikoma paratiroid. Pemeriksaan laboratorium hari pertama pasca operasi 1 Mei 2019 diperoleh total kalsium 8,2mg/dL.

Pada tanggal 5 Mei 2019 (hari ke-5), total kalsium turun menjadi 6,1 mg/dL. Pada tanggal 10 Mei 2019 (hari ke-10) juga ditemukan hipofosfatemia dengan nilai 2,1 mg/dL dan hipomagnesium 1,2mg/dL. Apabila mengalami keluhan, kalsium pasien dipantau secara  teratur, ditemukan kalsium rendah, dan  juga  ditemukan gejala hipokalsemia, sehingga pasien ini diberikan tetes kalsium glukonat 1000mg setiap 8 jam dalam 100ml normal saline. Pemeriksaan  kalsium dilakukan  setiap 24 jam; kalsium masih rendah selama 3 hari. Selain itu diberikan kartikol 2×0,25 mgc yang dititrasi hingga 2×0,5 mgc, tetes 40% mgS04 dalam 500 saline dalam 24 jam, dan 4×200 oral fosfat.

Selama perawatan, kalsium pasien mencapai 8,2 mg/dL dengan albumin 3,3 mg/dL dengan jumlah ion kalsium 8,4 mg/dL setelah 17  hari perawatan. Kesimpulan:  Ditemukannya  HBS akibat paratiroidektomi  total sebagai terapi utama karnikoma  paratiroid.  Pemantauan  kalsium yang ketat dan pemberian kalsium pasca operasi secara dini diperlukan untuk menghindari  komplikasi  hipokalsemia. Menghindari HBS dapat mengurangi jumlah hari rawat inap, sehingga menghemat biaya dan meningkatkan kualitas hidup pasien

Penulis: Dr. Sony Wibisono Mudjanarko, dr. Sp.PD-KEMD.FINASIM

Sumber: https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/view/4229

AKSES CEPAT