Enterocytozoon hepatopenaei (EHP) adalah parasit intraselular mikrosporidia yang membentuk spora, yang menginfeksi hepatopankreas udang. EHP dikaitkan dengan White Feses Syndrom (WFS). Salah satu metode profilaksi untuk meningkatkan imun udang vaname (Litopenaeus vannamei) tanpa menyebabkan efek samping bagi udang maupun lingkungan adalah penggunaan imunostimulan. Salah satu bahan imunostimulan untuk meningkatkan sistem imun bawaan (innate immunity) pada udang adalah crude protein dari Zoothamnium penaei. Metode pemberian imunostimulan crude protein dari Zoothamnium penaei secara perendaman akan diserap oleh kerangka luar udang, insang, dan lainnya yang melewati saluran mulut. Saat berada di dalam tubuh, sistem kekebalan mulai memprosesnya, merespons timbulnya senyawa resisten ditandai dengan meningkatnya jumlah total hemocytes count (THC)dan differential hemocytes count (DHC).
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek dari durasi perendaman dan waktu pemeliharaan untuk merangsang sistem kekebalan udang dan melindungi udang terhadap infeksi microsporidia EHP dengan menggunakan crude protein dari Zoothamnium penaei. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dimana udang dicelupkan ke dalam imunostimulan selama 10, 15, dan 20 menit masing-masing, kecuali kontrol negatif. Fenoloksidase, aktivitas fagocitosis, studi histopatologi ditentukan. Juga, diagnosis molekuler EHP diukur untuk mengkonfirmasi infeksi EHP pada samepl udang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fenoloksidase meningkat secara signifikan setelah penyerapan selama 20 menit dari 0,64, 0,72, dan 0,78 pada minggu pertama, minggu kedua dan minggu ketiga, masing-masing. Aktivitas phagocytosis dari sampel yang direndam selama 20 menit secara signifikan meningkat menjadi 68% pada minggu kedua. Sampel juga menunjukkan peningkatan sel epitel hepatopankreas dengan hanya 26% sel nekrotik, lebih sedikit spora EHP dan vakulasi. Ada interaksi antara durasi perendaman dan waktu pemeliharaan L. vannamei yang dengan crude protein dari Zoothamnium penaei. Dua puluh menit perendaman telah terbukti secara signifikan merangsang sistem kekebalan tubuh udang terhadap EHP. Penelitian ini mengungkapkan bahwa, aplikasi crude protein dari Z. penaei efektif terhadap EHP dalam budidaya udang.
Penulis: Prof. Dr. Gunanti Mahasri, Ir., M.Si
Informasi lebih detail dari penelitian ini dapat ditemukan pada jurnal ilmiah pada Jurnal berikut ini: Anord Nkuba1,2, Gunanti Mahasri3*, Nunuk Dyah Retno Lastuti4, Adamu Ayubu Mwendolwa5, 2023. The Effect of Immersion Duration of Zoothamnium penaei Crude Protein Extracts to Stimulate Immune System in Litopenaeus vannamei Against Enterocytozoon hepatopenaei (EHP). JIPK, 15 (2): 12 p, November, 2023.





