Penggunaan sel punca mesenkim dengan bahan aktif herbal, seperti Robusta Coffee Bean Extract (RCBE), semakin populer karena potensinya dalam memperbaiki dan meregenerasi jaringan periodontal. RCBE mengandung bahan bioaktif seperti sitokin, kemokin, dan faktor pertumbuhan yang dapat mempercepat proses penyembuhan. Penelitian mengenai MSC telah menunjukkan bahwa MSC memainkan peran penting dalam mengatur lingkungan mikro sebagai imunoregulator sel imun melalui jalur parakrin. Kultur sel punca mesenkim pulpa gigi (DPSC) yang ditambahkan ke dalam RCBE menghasilkan secretome, yang menurunkan sitokin inflamasi dan faktor pertumbuhan, serta mengaktifkan komunikasi antar sel. Jalur parakrin ini merangsang sekresi endogen sel punca dari faktor yang larut atau bahan bioaktif dalam jaringan periodontal, sehingga mempercepat penyembuhan. RCBE telah terbukti tidak beracun dalam kultur DPSC selama 72 jam, dan kombinasinya dengan sekretom sel punca DPSC dapat meningkatkan penanda osteocalcin dan alkali fosfatase pada tikus model periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran RCBE sebagai imunoregulator pada sitokin sekresi DPSC dan diferensiasi melalui jalur parakrin.
Materials and methods
Komite Etik Universitas Jember telah menyetujui penelitian mengenai ekstraksi pulpa gigi manusia dari pasien sehat berusia 19-29 tahun. Jaringan pulpa dipisahkan dan dikultur dalam larutan dengan kolagenase tipe I, dispase, dan gentamisin. MSC ditumbuhkan di pelat kultur dan diamati di bawah mikroskop. Karakterisasi imunofluoresensi dilakukan dengan CD105 FITC dan CD35 FTIC. Ekstrak biji kopi robusta dianalisis menggunakan kit ELISA dan dilakukan uji inflamasi. Penyerapan kolorimetri dicatat pada 450 nm, dan uji diferensiasi memeriksa penanda SOX2, Oct4, dan Wnt pada sel punca pulpa gigi. Analisis statistik dilakukan dengan SPSS 26 dengan Uji ANOVA dan LSD
Hasil dan diskusi
Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa DPSC memiliki bentuk fusiform dengan ujung meruncing, inti sel di tengah, dan sitoplasma yang besar, yang biasa disebut sebagai formasi spindel seperti fibroblas. Hal ini sejalan dengan hipotesis sebelumnya bahwa DPSC adalah mikroorganisme dasar mesenkim dengan morfologi seperti sel fibroblas. Uji flow cytometry (FCM) mengungkapkan bahwa CD105 diekspresikan tetapi tidak CD35, yang merupakan penanda garis keturunan sel punca mesenkimal dan CD35, indikator garis keturunan sel punca hematopoietik. Penelitian ini juga menemukan bahwa kadar VEGF dan IGF-1 menunjukkan hasil yang sangat tinggi pada konsentrasi 0,125% dan 72 jam, sedangkan TNF-伪 dan IFN-纬 pada kadar SOX2, Oct4, dan Wnt menunjukkan hasil yang sangat tinggi pada konsentrasi 0,125% dan 72 jam.
MSC memiliki efek terapi melalui mekanisme imunoregulator dan sekresi. Sel inflamasi menghasilkan sitokin seperti TNF-伪 dan IFN-纬, sedangkan MSC mengeluarkan faktor pertumbuhan seperti VEGF dan IGF-1. Ekstrak kopi menjadi pemicu terapeutik untuk proliferasi dan diferensiasi DPSC. TNF-伪 penting dalam peradangan, sedangkan IFN-纬 meningkatkan sekresi sitokin pro-inflamasi.
VEGF berperan dalam banyak fungsi biologis, termasuk regenerasi, sedangkan IGF-1 mendukung penyembuhan luka. Ekstrak biji kopi Resistora dapat meningkatkan penanda diferensiasi dalam kultur MSC, dengan konsentrasi 0,125% menunjukkan hasil optimal, menurunkan kadar TNF-伪 dan IFN-纬, serta meningkatkan VEGF dan IGF-1.
Kesimpulan
Pemberian ekstrak biji kopi robusta dapat mengurangi inflamasi dan meningkatkan faktor pertumbuhan dan penanda diferensiasi pada kultur sel punca mesenkim pulpa gigi.
Penulis: Prof. Dr. Ernie Maduratna Setiawatie, drg., M.Kes., Sp.Perio.
Sumber Referensi :
Sari, D. S., Martin, M., Fadiyah, S. N., Ningsih, I. Y., Ermawati, T., Meilawaty, Z., Rachmawati, D., Maduratna, E., & Rantam, F. A. (2025). Effect of Robusta Coffee Bean Extract as Immunoregulator on Dental Pulp Mesenchymal Stem Cells via Paracrine Pathway. Pesquisa Brasileira em Odontopediatria e Clinica Integrada, 25, Article e240184. https://doi.org/10.1590/pboci.2025.070.





