Toluena (C6H5CH3) merupakan pelarut organic yang banyak digunakan oleh industri dengan ciri berwarna bening. Toluena menjadi pelarut yang baik karena dapat terlarut dengan subtansi yang ingin dilarutkan yang keberadaannya dapat dijumpai dalam beberapa produk seperti lem, cat kuku, bahan bakar, dan digunakan dalam proses percetakan. Pemanfaatan toluena memiliki risiko tinggi apabila dalam penggunaannya tidak mengunakan alat pelindung diri. Paparan akut toluena dapat mempengaruhi fungsi sistem saraf pusat (SSP) yang dapat menyebabkan mual, kepala pusing, mual, kelelahan serta dapat menimbulkan kehilangan kesadaran.
Toluena merupakan substrat dari enzim sitokrom p450 isoform 2E1, sehingga apabila masuk ke dalam tubuh toluena akan berikatan dengan sitoktrom tersebut dan menyebabkan transfer elektron ke molekul oksigen yang diperantarai oleh flavin mono nucleotide (FMN) dan flavin denucliotide (FAD) yang memicu terbentuknya radikal anion superoksida. Paparan toluene secara terus menerus dikaitkan dengan peningkatan radikal bebas dalam tubuh. Apabila terjadi ketidakseimbangan antara oksidan dengan antioksidan di dalam tubuh maka hal ini dapat memicu terjadinya suatu kondisi stress oksidatif.
Stres oksidatif dapat menginisiasi terjadinya nekrosis yang dapat menyebabkan peningkatan sekresi enzim alanin aminotransferase (ALT) di hati. Tubuh dapat melakukan proteksi terhadap kondisi ini dengan mencegah perkembangan stres oksidatif di dalam tubuh dengan cara mengubah radikal anion superoksida menjadi hidrogen peroksida dengan bantuan enzim superoxide dismutase (SOD). Hidrogen peroksida oleh enzim glutathione peroxidase (GPX) selanjutnya akan diubah lagi menjadi molekul yang tidak berbahaya yaitu menjadi air dan oksigen.
Tauge merupakan tumbuhan (sporofit) muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik didalam biji. Tahap perkecambahan merupakan proses tahap kehidupan tumbuhan yang baru. Tumbuhan tauge berasal dari biji kacang hijau yang mengalami perkecambahan. Tumbuhan tauge merupakan jenis tumbuhan yang baru mengalami perkecambahan Tumbuhan tauge merupakan tumbuhan yang tumbuh selama 4 hari yang tumbuh dari kacang hijau (Guo et al., 2012).
Dalam proses pertumbuhan perkecambahan terjadi peningkatan kandungan gizi yang terkandung pada tauge, Tauge banyak dikonsumsi diberbagai negara salah satunya adalah China dan India. Tubuhan tauge di beberapa negara dipercayai dapat digunakan sebagai obat dan menambah kesehatan kulit (Setiawan et al., 2016). Kadar protein, asam amino, oligosakarida, dan polifenol yang tinggi dalam kacang hijau dianggap sebagai kontributor utama aktivitas antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, dan antitumor pada makanan ini. kacang hijau bermanfaat untuk aplikasi kacang hijau sebagai makanan kesehatan, obat, dan kosmetik (Tang et al., 2014).
Tauge merupakan kacang hijau yang mengalami proses perkecambahan, tauge memiliki aktivitas biologis yang lebih jelas dan mempunyai senyawa metabolit sekunder yang lebih banyak karena enzim biosintetik yang diaktifkan selama tahap perkecambahan. Hal ini menyebabkan pada proses perkecambahan dapat meningkatkan kualitas nutrisi pada kacang hijau (El-Adawy et al., 2003).
Tauge (Vigna radiata) mengandung antioksidan seperti flavonoid, kandungan zat pada tauge dipengaruhi oleh waktu perkembangan tauge, dalam penelitian ini umur tauge yang digunakan adalah umur 4 hari karena pada umur 4 hari tauge sudah terjadi peningkatan kadungan antioksidan. Tauge sebagai antioksidan dengan kemampuan meredam radikal bebas pada tikus yang diinduksi peroral toluena. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan tauge sebagai antioksidan untuk mempertahankan aktivitas alanin aminotransferase (ALT) dan kadar malondialdehida (MDA) pada tikus putih yang diinduksi toluena.
Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan didapatkan bahwa pemberian toluena belum mampu untuk mempengaruhi aktivitas ALT dan kadar MDA sehingga efek antioksidan tauge terhadap ALT dan kadar MDA tidak mengalami perbedaan secara siginifikan. Namun, ditemukan hasil perbedaan terhadap nilai rerata yang cukup baik. Hal ini menjadi peluang penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efek Tauge sebagai antioksidan terhadap parameter lainnya.
Penulis : Dr. Siti Khaerunnisa, M.Si
Agus, P.B., Khaerunnisa, S., & Lukitasari, L. (2022). Mung Bean Sprouts (Vigna radiata) Ethanol Extract on Alanine Aminotransferase (ALT) Activity and Malondialdehyde (MDA) Levels in Toluene-Induced Rats. IJFMT, 16(1), 858-864.
Link :





