Penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan kerja diharapkan dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. Soetomo Surabaya, Indonesia, pada tahun 2019 dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi keselamatan dan kebijakan promosi keselamatan terhadap kinerja keselamatan perawat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah 208 perawat UGD RSU Dr Soetomo dengan jumlah sampel 68 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara variabel komunikasi keselamatan dengan kinerja keselamatan memiliki p-value 0,035 (<0,05) dan korelasi antara variabel kebijakan promosi keselamatan dengan kinerja keselamatan memiliki nilai p-value 0,319 (>0,05), menunjukkan bahwa ada ada pengaruh komunikasi keselamatan terhadap kinerja keselamatan, sedangkan tidak ada pengaruh kebijakan promosi keselamatan terhadap kinerja keselamatan di antara perawat di Instalasi Gawat Darurat RS Akademik Umum Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia.
Pentingnya komunikasi keselamatan melalui safety talk secara rutin pada perawat dapat meningkatkan kepatuhan K3 dan partisipasi dalam menerapkan K3 di rumah sakit. Kebijakan komunikasi keselamatan terkait dengan reward dapat memotivasi perawat untuk memprioritaskan penerapan keselamatan kerja di rumah sakit.
Penulis: Dr. Noeroel Widajati, S.KM, M.Sc
Link:





