51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap Safety Behavior pada Pekerja di Perusahaan Jasa Konstruksi

Foto oleh valbeveiligingen.be

Konstruksi memiliki karakteristik yang unik bila dibandingkan dengan industri manufaktur. Karakteristik-karakteristik ini menyebabkan proyek konstruksi memiliki kondisi yang berbahaya dan rawan terjadi kecelakaan kerja.  Tujuan penelitian ini  menganalisis pengaruh manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terhadap safety behavior pada pekerja konstruksi bangunan di perusahaan jasa konstruksi Surabaya.

 Klasifikasi penelitian ini bersifat observasional dan merupakan penelitian cross-sectional bersifat penelitian analitik. Penelitian dilakukan dalam waktu 4 bulan. Sampel penelitian berjumlah 53 pekerja. Variabel terikatnya adalah safety behavior (perilaku K3) sedangkan variabel bebasnya adalah komitmen top manajer, peraturan prosedur K3, komunikasi, kompetensi pekerja, interpersonal relationship, dan bahaya fisik. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel frekuensi dan tabulasi silang. Uji statistik menggunakan uji chi-square 伪=0,05.   Komitmen manajemen (p-value=0,001) dan peraturan prosedur K3 (p-value= 0,029) berpengaruh signifikan terhadap penerapan safety behavior pada pekerja.   Dua variabel bebas yang berpengaruh terhadap safety behavior pada pekerja konstruksi bangunan di perusahaan jasa konstruksi Surabaya yaitu komitmen manajemen (X1) dan peraturan prosedur K3 (X2).

Peraturan prosedur K3 harus dikomunikasikan, disosialisasikan, dan dapat ditingkatkan pengawasan pada pekerja sebagai bentuk komitmen yang baik dan didiberikan support bagi pekerja yang telah menerapkan safe behavior yang baik dengan memberikan reward dan memberikan punishment bagi pekerja yang melakukan unsafe behavior.

Penulis: Dr. Noeroel Widajati, S.KM, M.Sc

Link:

AKSES CEPAT