51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Membran Kaya Fibrin Trombosit terhadap Ekspresi Aktin Otot Polos dan Transforming Growth Factor Beta

Keratitis merupakan peradangan kornea dari berbagai penyebab dan manifestasi klinis, karena gangguan mekanisme pertahanan yang disebabkan oleh cedera atau defek epitel kecil, berbagai jenis patogen atau pengaruh lingkungan dapat menyebabkan peradangan kornea. Mikroba penyebab tersering antara lain Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Streptokokus Pyogenes. Interaksi yang kompleks antara bakteri Pseudomonas aeruginosa dan inang, bakteri ini memiliki kemampuan khas yaitu memicu respon imun yang hebat dan menyebabkan kerusakan jaringan lokal dengan meningkatkan ekspresi caspase-1, TNF, dan caspase-3 sekaligus menurunkan ekspresi reseptor yang berinteraksi dengan protein kinase 3, yang merupakan biomarker utama dalam mekanisme kematian sel epitel.Fibrosis dapat terbentuk dan menyebabkan kehilangan penglihatan, serta pada kasus yang berat dapat menyebabkan perforasi kornea atau menyebar ke jaringan sekitarnya.

Pada penelitian sebelumnya, Platelet rich fibrin (PRF), yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan platelet rich plasma (PRP), meliputi proses pengumpulan yang sederhana dan efektif, trombosit yang ditahan akan diserap ke dalam jaringan fibrin, yang mendorong migrasi sel, proliferasi, hemostasis, dan tidak adanya aktivator eksternal untuk trombosit. Ini digunakan lebih sering untuk mempercepat penyembuhan luka. Sampel darah bebas antikoagulan diambil untuk mendapatkan fibrin yang kaya trombosit, yang kemudian disentrifugasi satu kali untuk membuat matriks PRF.

Banyak protein matriks dan faktor pertumbuhan, termasuk faktor pertumbuhan turunan trombosit (PDGF), faktor pertumbuhan endotel vaskular (VEGF), dan faktor pertumbuhan transformasi (TGF-尾), terdapat dalam membran PRF dan penting untuk mempercepat penyembuhan luka. Proses fibrosis dalam penyembuhan luka bergantung pada TGF-尾 karena berperan dalam mendorong migrasi fibroblas, yang diperlukan untuk produksi matriks ekstraseluler. Kolagen yang merupakan zat paling umum dalam matriks ekstraseluler, miofibroblas, yang membantu penyembuhan luka, dan protein lain yang membentuk struktur kolagen.

伪-SMA, merupakan suatu sel otot polos yang terdapat pada miofibroblas, dan dapat dikenali melalui pewarnaan imunohistokimia dengan antibodi 伪-SMA. Matriks ekstraseluler, kolagen, dan miofibroblas semuanya disimpan secara berlebihan di organ yang rusak sebagai akibat dari aktivasi fibroblas jangka panjang. Mengontrol aktivitas fibroblas, khususnya selama fase proliferasi, merupakan metode penting untuk mempengaruhi hasil penyembuhan luka, oleh karena itu, penting untuk memahami dampak Membran PRF terhadap ekspresi 伪-SMA dan TGF-尾 pada Keratitis Pseudomonas Aeruginosa.

Pada penelitian sebelumnya, disebutkan proses pembuatan membrane PRF tidak diperlukan antikoagulan tambahan selama proses produksi. Sebanyak 5 mL darah diambil dari vena auricular kelinci dan dimasukkan ke dalam tabung kaca untuk disimpan. Selain itu, sampel darah disentrifugasi dengan kecepatan 2700 rpm selama 12 menit sehingga menghasilkan tiga lapisan berbeda pada sampel darah. Lapisan bawah tabung terdiri dari eritrosit, lapisan tengah mengandung bekuan fibrin, dan lapisan atas adalah platelet-poor plasma (PPP). Lapisan PPP dihilangkan terlebih dahulu menggunakan pipet, dilanjutkan dengan pemisahan bekuan fibrin dari lapisan eritrosit menggunakan gunting, pengangkatan lapisan fibrin dengan pinset, dan kompresi lapisan fibrin menggunakan kotak PRF (PRF box), kemudian membran PRF dipotong sesuai dengan kebutuhan aplikasi pada kornea, kemudian dipasang secara overlay, menutupi seluruh permukaan kornea.

Tujuan perawatan medis keratitis adalah untuk mengobati infeksi dan mencegah komplikasi seperti perforasi kornea, kemudian membantu proses reepitelisasi dengan manajemen awal pengobatan menggunakan terapi medikamentosa, dan jika tidak responsif maka dilanjutkan dengan intervensi bedah. Membran Platelet-rich fibrin (PRF) adalah generasi kedua konsentrat platelet yang dikembangkan pertama kali oleh Choukroun et al dari Perancis yang digunakan di bidang oral dan maksilofasial. Membran PRF banyak mengandung matriks protein serta faktor pertumbuhan yang penting dalam membantu proses penyembuhan luka seperti platelet-derived growth factors (PDGF), vascular endothelial growth factor (VEGF) dan transforming growth factor (TGF-尾) yang dilepaskan bertahap selama 7 hingga 28 hari. Matriks fibrin yang merupakan gabungan dari trombosit terkonsentrasi, growth factor, sitokin, circulating stem cell, dan sedikit leukosit akan memiliki peran kemotaktik dalam penyembuhan luka. Selain itu, membran PRF juga memberikan fungsi mekanis sebagai kerangka tempat proliferasi, diferensiasi dan migrasi sel yang penting untuk regenerasi jaringan. Kombinasi fungsi mekanis dan kemotaktik dari membran PRF membuatnya cocok sebagai biomaterial autologous untuk rekonstruksi, perbaikan, dan pemeliharaan permukaan okuli.

Menurut penelitian yang sudah ada, membran PRF telah terbukti mempercepat jaringan regenerasi, menyembuhkan luka lebih cepat, dan menghentikan pembentukan fibrosis. Membran PRF merupakan membran biomekanik dan dapat berguna dalam untuk rekonstruksi, perbaikan, dan pemeliharaan permukaan okuli. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dengan benar bagaimana membran PRF berdampak pada ekspresi TGF-尾 dan 伪-SMA.

Penulis: Bimanda Rizki Nurhidayat1, Nurwasis1, Evelyn Komaratih1

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/view/4535/2841

AKSES CEPAT